Arjuna Sakir Tekankan Pentingnya Promosi Pariwisata Autentik

10 OKTOBER 2025, 07:03:16 WIB 2 MENIT BACA 718
Arjuna Sakir Tekankan Pentingnya Promosi Pariwisata Autentik

TIMIKA (10 Oktober): Anggota Komisi VII DPR RI, Arjuna Sakir, mengajak kolaborasi seluruh pihak untuk meningkatkan daya tarik pariwisata di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Ia menekankan pentingnya promosi pariwisata yang autentik. 

Arjuna Sakir menekankan bahwa dengan disahkannya undang-undang terbaru pengganti UU no 10 tahun 2009 oleh DPR tanggal 2 Oktober 2025 lalu, menjadikan momentum dunia pariwisata harus lebih maju dan berkembang. UU ini diharapkan menjadi pondasi baru yang akan memperkuat identitas bangsa, menggeser paradigma baru pariwisata dari yang hanya sekedar “industri” menjadi “ekosistem pariwisata” yang artinya, menjadi katalisator perkembangan wisata lokal, termasuk di Mimika.

“Saya juga mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam meningkatkan daya tarik pariwisata di Mimika melalui penguatan branding," kata Arjuna dalam diseminasi pariwisata bertajuk Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Melalui Penguatan Branding, di Timika, Mimika, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan tersebut merupakan kerja sama Komisi XII DPR dengan Kementerian Pariwisata yang didukung oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan Olahraga dan Pemuda  (Disparbudpora) Kabupaten Mimika. Acara tersebut turut dihadiri para pengusaha pariwisata Kabupaten Mimika.

Arjuna yang merupakan legislator dari Dapil Papua Tengah itu mengatakan, disahkannya revisi UU tentang Kepariwisataan menjadi momentum penting bagi dunia pariwisata untuk lebih maju dan berkembang.

"UU ini di harapkan menjadi fondasi baru yang akan memperkuat identitas bangsa, menggeser paradigma baru pariwisata dari yang hanya sekedar 'industri' menjadi 'ekosistem pariwisata', yang artinya menjadi katalisator perkembangan wisata lokal, termasuk di Mimika," tandasnya.

Ia menyoroti pentingnya masyarakat untuk berkontribusi terhadap perkembangan pariwisata lokal dengan adanya pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) di kampung-kampung yang memungkinkan mendorong berkembangnya ekonomi masyarakat setempat, semisal bagi para pelaku UMKM.

Diseminasi Pariwisata tentang pentingnya penguatan branding wisata ini menekankan pada penguatan identitas keaslian identitas lokal yang memanfaatkan komunikasi pemasaran melalui sosial media seperti Instagram dan TikTok untuk membawa calon wisatawan merasakan budaya suku Kamoro dan Amungme yang berada di Mimika. 

"Komunikasi pemasaran pariwisata itu harus autentik, sehingga bisa membangkitkan ikatan emosi bagi wisatawan terhadap budaya lokal yang ada di Papua Tengah, khususnya di Timika," tukas Arjuna. (Untung/Yudis/*)