Biomassa Hutan Kunci Transisi Energi Nasional

08 JUNI 2026, 05:32:20 WIB 2 MENIT BACA 15
Biomassa Hutan Kunci Transisi Energi Nasional

BOGOR (8 Juni): Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, menegaskan bahwa hutan dan tanaman berpotensi menjadi tulang punggung transisi energi berkelanjutan Indonesia. 

Pernyataan itu disampaikan Sugeng dalam IPB Environment Day 2026 yang digelar Himpunan Alumni IPB di Bogor, Jumat (6/6/2026), bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Sugeng mengingatkan, krisis iklim bukan lagi ancaman masa depan, melainkan realitas yang kini dirasakan masyarakat. Ia mencontohkan fenomena 'Udan Salah Mongso', hujan yang turun di luar musimnya, sebagai bukti nyata pergeseran pola cuaca di Indonesia.

“Daerah yang biasanya dingin kini semakin panas. Antara Oktober–April seharusnya musim hujan, April–Oktober kemarau. Tapi kini batas itu makin kabur,” ujar Sugeng.

Ia juga mengingatkan komitmen Indonesia dalam Paris Agreement yang diratifikasi melalui UU No.16 Tahun 2016, yakni menahan kenaikan suhu global di bawah 2 derajat Celsius dan berupaya membatasinya hingga 1,5 derajat Celsius di atas level pra-industri.

Menurut Sugeng, ketergantungan dunia terhadap bahan bakar fosil, baik sebagai bahan bakar maupun bahan baku petrokimia, masih sangat tinggi. Padahal, sektor energi adalah penyumbang terbesar emisi gas rumah kaca global.

“Di tengah tantangan itu, sektor energi memegang peran yang sangat menentukan,” tegasnya.

Ia mendorong pemanfaatan biomassa dari hutan dan tanaman sebagai alternatif nyata energi fosil, sekaligus menjawab pertanyaan besar yang ia lontarkan di hadapan peserta.

“Apa warisan yang akan kita tinggalkan bagi generasi berikutnya?" ucapnya. (*)