Dengar Keluhan Soal DBD, Amel Bawa Fogging Saat Reses

28 MARET 2016, 07:31:21 WIB 2 MENIT BACA 1155

Purbalingga – Keluhan terbatasnya alat pembasmi nyamuk aedes aegypty dari masyarakat Kecamatan Bawang, Banjarnegara langsung ditanggapi anggota Fraksi NasDem dari dapil Jateng VII, Amelia Anggraini.

Dalam kesempatan reses DPR RI, Amel membawa serta sejumlah alat fogging untuk membantu masyarakat mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD). Bantuan ini disampaikan Amel melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga dan Dinkes Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara.

Anggota Komisi IX DPR ini mengatakan bahwa langkah preventif kesehatan adalah hal penting yang perlu dilakukan oleh masyarakat dan stakeholder kesehatan umumnya. Dia merasa terkejut dengan kondisi alat bantu fogging yang dimiliki puskesmas tingkat kecamatan ternyata masih jauh dari kebutuhan masyarakat. Bahkan dia merasa heran untuk Puskesmass Kecamatan Bawag bahkan sampai harus meminjam dari tingkat Kabupaten Wonosobo. "Sangat disayangkan terbatasnya fogging ini, padahal ini penting untuk menjaga masyarakat dari DBD," ujar Amel seusai acara dialog dengan Dinkes setempat, Kamis, (25/3/2016).

Amel membandingkan kondisi keterbatasan alat fogging ini dengan risiko apabila masyarakat terserang DBD. Menurutnya, akan lebih murah menyediakan alat preventif ketimbang kalau masyarakat sudah menderita dan harus dirawat di fasilitas kesehatan yang memadai.

Dia menjelaskan bahwa APBN pemerintah pusat saja sudah meningkatkan rasio anggaran untuk bidang kesehatan sebesar 5% dari APBN. Bahkan pemerintah sudah siapkan dana 17 Triliun lebih untuk program promotif-preventif kesehatan. Jauh lebih besar dari anggaran program kuratif-rehabilitatif. Karena itu Amel menekankan agar pemerintah daerah termasuk Dinas Kesehatan Daerah untuk aktif menjalankan program-program promosi dan prevensi kesehatan Termasuk dengan pengadaan alat seperti fogging.

 "Semoga langkah preventif pencegahan DBD dapat dilakukan oleh dinas dan pemerintah kecamatan dan dapat membudayakan hidup sehat di lingkungan seluruh warga masyarakat," harapnya.

Dalam kunjungan resesnya, Amel disambut oleh, Camat kecamatan Bawang, Novianto yang juga dihadiri oleh staf dinas kesehatan Purbalingga. Tidak lupa juga kepala dinas kesehatan Purbalingga, dr. Nonot Mulyono M.kes dan Kabid P2PL Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Semedi S.KM .SH. M.Kes serta jajaran petinggi Dinkes Lainnya.

Pada kesempatan yang sama Amel juga menyampaikan sejumlah isu yang menjadi fokus kerjanya di Komisi IX termasuk mengawal penundaan rencana BPJSKes yang akan menaikan iuran.