Dinilai Tak Efektif, NasDem Usul Dana BOS Dihapus

13 APRIL 2017, 09:41:52 WIB 2 MENIT BACA 938
Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Hasan Aminuddin meminta program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di hapus atau diganti dengan program yang baru. Menurutnya, penyaluran dana BOS ternyata tidak efektif dan tidak tepat sasaran. "Saya melihat ada sejumlah penerima dana BOS yang tidak tepat sasaran. Anaknya orang yang mampu tapi tetap dapat dana BOS. Sedangkan yang benar-benar tidak mampu, tidak mendapatkan bantuan, namanya gak adil ini," ujarnya saat dihubungi, Kamis (13/4). Legislator Partai NasDem ini mengatakan, fakta itu pernah ia jumpai di sejumlah daerah di Indonesia. Dia mendapati ada anak seorang kepala desa menerima BOS. Kemudian ada juga anaknya seorang guru, juga menerima BOS. "Makanya itu tidak tepat sasaran. Ya udah perlu diganti saja dengan program baru yang sekiranya tepat sasaran dan mengena ke masyarakat," tegasnya. Mantan Bupati Probolinggo ini justru mengusulkan lebih baik pemerintah memberikan bantuan ke anak yatim piatu, ketimbang mengucurkan dana BOS yang banyak tidak tepat sasaran. "Kalau ke anak yatim piatu kan sudah jelas arah dan penerimanya ke mana. Lebih baik menyekolahkan anak yatim piatu sampai pendidikan setinggi-tingginya," ‎ucapnya. Hasan menegaskan, usulan penghapusan program BOS ini sebenarnya sudah lama disampaikan ke DPR dan MPR. Namun sejauh ini belum ada respon yang jelas. Sejatinya dirinya berharap usulan tersebut dapat diterima dan direalisasikan. Namun jika pun dipertahankan, Hasan meminta  pemerintah untuk mengkaji ulang mekanismenya. "Minimal, ada pendataan ulang siapa saja yang menerima bantuan dana BOS ini. Karena saya merasa kurang pas kalau dana BOS ini tetap dikucurkan," pungkasnya.