Fraksi NasDem: BUMDes Pilar Ekonomi Desa

20 APRIL 2017, 06:17:05 WIB 2 MENIT BACA 982
Jakarta - Semangat lahirnya UU Desa No 6 Tahun 2014 pada prinsipnya adalah keinginan menjadikan desa lebih mendiri dalam mendesain pembangunannya. Semangat itu lahir karena selama ini masih banyak ketimpangan pembangunan di pedesaan. Kondisi pembangunan juga dinilai tidak merata dan hanya tersentralisasi di pulau jawa. Di sisi lain, setiap tahun pagu dana desa dipastikan semakin ditambah. Namun sampai hari ini belum semua desa memiliki pendamping desa. Baik pendamping dari pusat maupun dari lokal. Dan hal ini salah satu yang menghambat manajemen dana desa. FGD BUMDes-Fraksi NasDem 1Di dalam UU Desa termaktub tentang pentingnya desa mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal ini sebagai upaya desa bisa mandiri dan menjadi garda paling elementer dari pertahanan Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Fraksi NasDem Supiadin saat membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang BUMDes di ruang rapat Fraksi Partai NasDem, Selasa (18/4) lalu. Dia menyatakan keberadaan BUMDes sangat penting karena desa menjadi ujung tombak dari sebuah pembangunan negara. "Saya pikir keberadaan BUMDes ini sangat bermanfaat. Kerana tidak mungkin kepala desa mampu melayani setiap keinginan masyarakat untuk mendapatkan modal. Maka salah satu caranya dengan BUMDes ini," ujarnya. Legislator NasDem dapil Jabar ini menuturkan, pembangunan memang harus di mulai dari desa. Sebab kalau desa maju, dipastikan kota ikut maju. Sebaliknya, jika kota maju belum tentu desa maju. FGD BUMDes-Fraksi NasDem-Agus Setyanta"Jadi harus benar dana desa ini dibina. Di pemerintahan saat ini kita berharap tidak ada lagi kepala desa yang bikin proposal. Tapi bagaimana dia bisa mendesain pembangunan desanya," tuturnya. "Ini kesimpulan saya dan Fraksi bahwa BUMDes ini sangat penting bagi pembangunan desa. Inilah alat desa untuk mensejahterakan rakyatnya. Tinggal jangan sampai BUMDes ini nasibnya sama dengan KUD. Jadi saya pikir ini kepentingan NasDem merestorasi BUMDes," imbuhnya. Demi mendapatkan penjelasan yang lebih mendetail dan gamblang terkait pentingnya BUMDes, Fraksi NasDem mendatangkan dua pakar      dalam FGD yang bertemkan "BUMDes sebagai Pilar Ekonomi Desa". Narasumber yang hadir antara lain, Yuerda Effendi Nasution, Kasubdit Pengembangan Usaha BUMDes Kementerian Desa PDT, dan Agus Setyanta, Direktur BUMDes Amarta.