Habibur Rochman Pastikan Bantu Selesaikan 5.506 Sertifikat yang Diblokir di Jambi

10 JULI 2026, 12:32:10 WIB 2 MENIT BACA 19
Habibur Rochman Pastikan Bantu  Selesaikan 5.506 Sertifikat yang Diblokir di Jambi

JAKARTA (10 Juli): Anggota Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Muhammad Habibur Rochman menyatakan siap mendorong penyelesaian persoalan 5.506 sertifikat masyarakat yang diblokir melalui percepatan pengukuran ulang kawasan yang menjadi dasar penetapan zona merah.

Hal tersebut disampaikan Habib, sapaan Habibur Rochman, saat menerima aspirasi Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi di Ruang Rapat BAM, Gedung DPR, Kamis (9/7/2026).

Habib mangatakan perjuangan penyelesaian pemblokiran tersebut tidak hanya dilakukan oleh masyarakat, tetapi juga mendapat dukungan dari lembaga legislatif daerah maupun pusat yang sejak awal menerima dan mengawal aspirasi warga.

“Konflik agraria ini memang menjadi atensi lebih dari BAM DPR RI, perlu kami sampaikan BAM terdiri dari beberapa Anggota Komisi terkait yang memang membawahi permasalahan tersebut. Sehingga kedepannya kami akan segera menindaklanjuti persoalan ini," ungkap Habib. 

Legislator NasDem dari Dapil Jawa Timur VIII yang meliputi Jombang, Madiun, Mojokerto, dan Nganjuk itu, menguraikan seluruh langkah yang telah ditempuh merupakan bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan selama proses penyelesaian berlangsung. Ia pun mengusulkan adanya agenda kunjungan langsung ke Jambi untuk melihat langsung persoalan ini.

“Nanti akan kami agendakan untuk mengunjungi langsung Jambi agar kita tau dulu permasalahannya apa, setelahnya baru akan kita panggil seluruh stakeholder terkait," imbuhnya.

Di sisi lain, ia menyampaikan bagi ribuan warga yang selama bertahun-tahun hidup dalam ketidakpastian akibat pemblokiran sertifikat tanah, tentunya muncul harapan baru agar suara masyarakat didengar langsung di tingkat nasional dan menjadi langkah konkret menuju penyelesaian persoalan yang telah berlangsung sejak lama.  (dpr.go.id/*)