Indonesia Butuh Anak Bangsa yang Berkomitmen Perkuat NKRI

09 MEI 2017, 07:22:29 WIB 1 MENIT BACA 1033
Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan fondasi ideologi bangsa Indonesia harus tetap dijaga dengan baik. Sebab bila tidak, maka yang muncul adalah sikap pragmatisme. “Ketika fondasi ideologi tidak terjaga secara baik, maka kita berubah menjadi individu yang bersikap lebih pragmatis. Kepentingan kita tidak lagi kepentingan jangka panjang, tapi berhenti pada kepentingan jangka pendek,” kata Surya dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI jakarta, di Jakarta, Senin (8/5). Sikap pragmatisme tersebut, sambung Ketum Surya Paloh, kemudian dihadapkan kepada kepentingan materialisme dan individualisme yang lebih dikedepankan. Hal ini menurutnya akan melemahkan posisi bangsa dan negara. “Kita berhadapan dengan potret sosial yang sudah tidak lagi memiliki komitmen menjaga dan mendahulukan kepentingan yang lebih besar, lebih strategis berjangka panjang,” ujarnya. Sebab itu kata dia, saat ini Indonesia membutuhkan anak-anak bangsa yang memiliki komitmen untuk bangkit dan memperkuat NKRI. Pasalnya, sistem demokrasi yang diterapkan saat ini justru tidak digunakan untuk memperkuat jati diri bangsa. “Pertarungan sesungguhnya yang paling besar itu bukan soal pilkada, pertarungan yang paling besar sekarang ini dan ke depan ialah masalah kelangsungan komitmen nasionalime. Ideologi pancasila, NKRI tetap tegak berdiri atau terkalahkan. Itu pertarungan sesungguhnya,” pungkasnya.