WAIBAKUL (6 April): Dalam rangkaian kunjungan ke Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rachmad Gobel mengunjungi food estate di Kabupaten Sumba Tengah, NTT, Senin (5/4). Pada kunjungan itu Gobel didampingi anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ratu Ngadu Bonu Wulla, anggota Komisi IX DPR, Julie Sutrisno Laiskodat, anggota Komisi IV DPR, dan Jacki Uly, anggota Komisi II DPR. Ratu Ngadu mengaku dalam kunjungan itu pihaknya mendapatkan banyak aspirasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Tengah. "Kami banyak mendiskusikan terkait pengelolaan dan perkembangan daerah Sumba Tengah di bidang pertanian dan peternakan dengan jajaran pemda setempat," ujarnya Ratu, Selasa (6/4). Selain ke Sumba Tengah, rombongan Rachmad Gobel melanjutkan kunjungan ke Desa Tema Tana, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), NTT. Di Desa Tema Tanah, Ratu Wulla melakukan demontration plot (demplot) atau penyuluhan pertanian terkait panen raya kepada kelompok tani setempat. Pada kegiatan Panen Raya Demplot DPR RI di Kelompok Tani Ndari Tana' itu dihadiri Wakil Bupati SBD, Kornelius Kodi Mete, Ketua DPD NasDem SBD, Rudolf Radu Holo, Kapolres SBD, AKBP Joseph FHMandagi, Dandim SBD, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Indonesia, PT Bulog, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan tokoh pemuda serta para petani. Dalam sambutannya, Ratu Wulla mengatakan kunjungan Wakil Ketua DPR RI, Rachmad Gobel bersama rombongan di Pulau Sumba akan membawa harapan baru. "Khususnya untuk kelompok UMKM, tani, serta ternak di empat Kabupaten se-Pulau Sumba (Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya)," katanya. Legislator NasDem dari dapil NTT II (Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Sabu Raijua, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, Kupang, Rote Ndao, dan Kota Kupang) itu berharap agar masyarakat menyambut baik dengan membentuk koperasi di tiap daerah. "Pembentukan koperasi untuk kelompok UMKM, tani, serta ternak mempunyai peluang untuk mendapatkan akses yang mudah dalam pengelolaan dan pengembangannya," katanya. Ratu Wulla juga mendorong agar pemerintah daerah di empat kabupaten di Pulau Sumba segera memfasilitasi dan membantu kelompok membentuk koperasi. "Saya akan kawal hal ini hingga tuntas," tegasnya. (Roli/HH/*)