Lisda Hendrajoni Pastikan Jemaah Asal Sumbar Siap Menuju Puncak Haji

26 MEI 2026, 06:50:53 WIB 2 MENIT BACA 219
Lisda Hendrajoni Pastikan Jemaah Asal Sumbar Siap Menuju Puncak Haji

MEKAH (26 Mei): Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Lisda Hendrajoni, melakukan kunjungan silaturahim untuk memantau langsung kondisi jemaah haji asal Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatra Barat I di hotel tempat mereka menginap di Mekah. 

Kunjungan tersebut juga bertujuan menjaring aspirasi serta masukan terkait kualitas pelayanan ibadah haji tahun ini.

Lisda menyampaikan bahwa kondisi jemaah secara umum berada dalam keadaan sehat dan bersemangat menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah. Ia menilai para jemaah antusias dan siap diberangkatkan ke Arafah.

“Alhamdulillah hari ini bisa bersilaturahim ya, bertemu dengan dunsanak-dunsanak, saudara-saudara dari dapil Sumbar 1,” ujar Lisda di Mekah, Arab Saudi, Senin (25/5/2026).

Ia menambahkan bahwa kondisi jemaah yang ditemui dalam keadaan sehat dan penuh semangat untuk menuju Arafah.

Legislator Fraksi Partai NasDem itu juga menyampaikan bahwa jemaah dijadwalkan berangkat ke Arafah pada sore hari sesuai rencana.

Dalam kesempatan tersebut, Lisda turut menampung masukan dari jemaah terkait pelayanan, khususnya konsumsi. Ia menyebut adanya catatan terkait menu makanan yang mulai dirasakan membosankan karena durasi tinggal yang cukup lama, sehingga perlu adanya peningkatan variasi.

“Mungkin tadi masukan aja sedikit tentang makanan. Itu karena mungkin sudah agak lama ya, jadi agak bosen dan mungkin perlu perbaikan dari variasi daripada menu makanan saja,” ujarnya.

Terkait persiapan teknis Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), Lisda menjelaskan bahwa jemaah di hotel tersebut akan mengikuti skema tanazul dan murur. Ia juga menyampaikan adanya peningkatan kapasitas skema murur tahun ini dari 50.000 menjadi 80.000 jemaah secara nasional, termasuk jemaah di lokasi tersebut.

“Kalau kita melihat tadi laporan dari pendamping dan juga ketua rombongan, bahwa jemaah yang di hotel ini itu semuanya tanazul dan juga murur ya, untuk murur itu ada penambahan 30.000 tahun ini, yang tadinya 50.000 sekarang menjadi 80.000 jemaah,” jelasnya.

Ia menilai fasilitas akomodasi di Mekah dan Madinah secara umum sudah membaik. Meski hotel jemaah Sumbar 1 berada di kategori terjauh, ia menyebut tidak ada keluhan berarti selama layanan transportasi bus shalawat berjalan tepat waktu.

Lisda mengapresiasi kinerja petugas haji tahun ini yang dinilai lebih profesional dan solid. Ia menilai hal tersebut dipengaruhi oleh pelatihan dan koordinasi yang lebih baik di lapangan.

“Saya mengapresiasi kinerja petugas haji tahun ini ya. Saya kira jauh lebih profesional, di sini memang benar-benar untuk melaksanakan tugasnya sebagai petugas haji,” pungkasnya. (dpr.go.id/*)