Jakarta - Enam orang tentara Singapura terjaring razia aparat gabungan TNI AL-Imigrasi kala tengah asik menikmati hiburan malam di Nagoya, Batam, Ahad (23/4) kemarin. Karena tak mampu menunjukkan dokumen atau paspor kunjungan, keenamnya lantas diamankan petugas. Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem Supiadin Aries Saputra mengatakan, langkah petugas dalam mengamankan tentara asing tersebut merupakan bagian dari Operasi Gaktib. Hal ini menunjukkan, tentara asing itu memang sudah sering berada di Batam. Pertanyaannya, mengapa mereka bisa masuk ke Batam tanpa dilengkapi dokumen atau paspor yang diperlukan? Untuk mengungkap ini, menurut politisi NasDem, perlu ada tindak lanjut antara TNI dan Deplu, Imigrasi Batam serta diteruskan ke level pusat. “TNI perlu menindaklanjuti kasus ini dengan berkoordinasi dengan Deplu, Imigrasi Batam untuk diteruskan pada level kebijakan di pusat,†kata Legislator Jawa Barat XI. Politisi NasDem menambahkan razia yang telah dilakukan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI Angkatan Laut (AL) di Batam sudah sangat bagus. Hal tersebut guna meminimalisir gangguan-gangguan teror dan juga infiltrasi pihak asing. Sumber: https://www.gatra.com/nusantara/nasional/258378-militer-singapura-diciduk-di-tempat-hiburan-politisi-nasdem-minta-koordinasi-hingga-ke-pusat