Denpasar – Menjelang Konsolidasi Fraksi Partai NasDem pada 14-15 Januari 2016 esok, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Bali menyatakan siap menjamu para legislator Partai NasDem dari seluruh penjuru tanah air. Ida Bagus Oka Gunastawa, selaku ketua DPW Partai NasDem Bali menegaskan kesiapan itu dalam sesi wawancara di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Rabu (13/01). Selaku tuan rumah, Bagus Oka bertekad memberi sambutan terbaik bagi peserta konsolidasi yang terdiri dari jajaran legislator Fraksi Partai NasDem di berbagai level perwakilan di seluruh Indonesia itu. Mereka mencakup jajaran Fraksi Partai NasDem DPR RI, pimpinan Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi dan Kabupaten/ Kota, serta legislator Partai NasDem yang menjabat sebagai pimpinan Fraksi Gabungan DPRD Provinsi mau pun Kabupaten/ Kota se-Indonesia. “Konsolidasi fraksi yang melibatkan para anggota dewan di semua level pemerintahan ini adalah terobosan politik Partai NasDem. Ini tradisi baru dalam dunia partai politik dalam negeri, sehingga kami merasa bertanggung jawab untuk mengawal kelancaran agenda ini,†ketua DPW Partai NasDem bali yang akrab disapa Gus Oka ini. Dia berharap, langkah otentik yang dimulai Fraksi Partai NasDem ini bisa menjadi percontohan, yang diikuti partai-partai politik lain di Indonesia. Menurutnya, selama ini terkesan ada jarak antara legislator di berbagai level pemerintahan, meski pun mereka berasal dari partai politik yang sama. Legislator di tingkat DPR RI, seolah terputus dengan legislator di tingkat DPRD Provinsi, begitu juga dengan DPRD Kabupaten. Padahal, mereka itu notabene berasal dari partai yang sama. Fakta itu sedikit ironis, mengingat partai politik berdiri di atas kesamaan ide yang menaungi kader-kadernya, dari level kepengurusan pusat hingga daerah. Atas pertimbangan itulah, Partai NasDem melalui fraksinya di DPR RI menggulirkan tradisi baru yang berusaha merajut kesepemahaman dan kepaduan gerak antar legislatornya di berbagai level. “Dengan adanya keselarasan cara pandang dan cara sikap dari seluruh kader Partai NasDem yang dipercaya rakyat menjadi anggota dewan, maka cita-cita Restorasi Indonesia juga bisa dijalankan dan dikawal secara lebih massif dan menyeluruh,†tegas Gus Oka. Guna menjamin kelancaran acara, Gus Oka mengerahkan segenap sumber daya kader Partai NasDem di Bali, untuk terlibat langsung mengawal acara. Selain para pengurus DPW dan DPD (red, Dewan Perwakilan Daerah) di Bali, turut pula 90 kader Barisan Reaksi Cepat (Baret) yang akan menjaga keamanan acara. Selain itu, puluhan kader dari Liga Mahasiswa NasDem Bali juga turut tergabung dengan panitia, menjalankan berbagia fungsi administrasi, dokumentasi dan berbagai keperluan lain. Mereka siap menjamu 457 peserta konsolidasi dari seluruh Indonesia. Peran aktif para kader Partai NasDem Bali itu, menurut Oka tak terlalu sulit untuk digerakkan, mengingat mereka sudah memiliki kesadaran untuk turut serta mengawal agenda konsolidasi fraksi ini. Yang lebih sulit bagi DPW Partai NasDem Bali, menurut Oka, justru membatasi animo para kader yang ingin terlibat dalam konsolidasi. “Kalau tempat dan waktu tidak terbatas, semua kader Partai NasDem di Bali ingin terlibat dalam acara ini. Kami sampai kesulitan menjelaskan kepada mereka, bahwa ini agenda kordinasi dan konsolidasi, bukan kampanye, jadi pesertanya harus dibatasi atas berbagai pertimbangan,†tuturnya. Dan memang, antusiasme itu terlihat dalam agenda doa bersama yang digelar DPW NasDem Provinsi Bali, yang mendoakan kelancaran agenda konsolidasi fraksi ini. Doa bersama ini adalah tradisi masyarakat Bali untuk memohon pada Sang Pencipta, agar agenda yang akan mereka helat diberi kelancaran dan sesuai dengan harapan yang ingin dicapai. Momen doa bersama di Pura Jagad Natha pada 09 Januari lalu, diikuti tak kurang 700 kader Partai NasDem Bali, yang sekaligus menjadi momen konsolidasi DPW menjelang agenda konsolidasi fraksi. “Jika Fraksi Partai NasDem bisa terkonsolidasi secara integral dari level pusat hingga daerah, maka cita-cita politik Restorasi Indonesia akan lebih mudah dicapai. Tentu saja, hal itu akan menyempurnakan peran dan fungsi kader-kader partai yang menjabat sebagai wakil rakyat di parlemen, dan kinerja DPR akan selaras dengan mandate yang diberikan rakyat kepada mereka,†pungkas Ida Bagus Oka.