JAKARTA (12 Juli): Kegiatan Laboratorium Gerakan (Laga) Perubahan 2.0 Angkatan III resmi ditutup di Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (12/7). Kegiatan yang diikuti 312 kader dan anggota legislatif dari Sulawesi Tengah, Bengkulu, dan Jambi itu menjadi bagian dari penguatan kapasitas kader sekaligus konsolidasi organisasi dalam menghadapi kontestasi politik 2029.Gubernur ABN Partai NasDem, Nining Indra Saleh, mengatakan seluruh rangkaian pelatihan berjalan dengan lancar berkat sinergi antara DPP Partai NasDem dan jajaran pengurus wilayah. Menurutnya, materi yang diberikan telah dirancang untuk menjawab kebutuhan kader dalam memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas kepemimpinan di daerah."Kegiatan pelatihan Laga Perubahan Fase II Angkatan III yang diikuti kader DPRD kabupaten/kota dan provinsi dari Sulawesi Tengah, Bengkulu, dan Jambi berjalan dengan lancar. Sebanyak 312 anggota dan kader mengikuti pelatihan ini dengan baik," ujar Nining.Ia menjelaskan, peserta memperoleh pembekalan mengenai transformasi digital, komunikasi politik, strategi pengorganisasian, hingga penyusunan rencana aksi yang dapat langsung diterapkan setelah kembali ke daerah masing-masing.Nining juga menegaskan bahwa penguatan kelembagaan partai menjadi fokus utama dalam pelatihan tersebut. Menurutnya, kantor-kantor Partai NasDem harus terus aktif sebagai pusat pelayanan dan konsolidasi masyarakat, bukan hanya menjelang pemilu maupun pilkada."Kita harus memperkuat kelembagaan partai dan mengaktifkan kantor-kantor partai. Tahun 2027 tahapan pencalegan akan dimulai lebih awal, sehingga kita harus mempersiapkan diri dari sekarang. Gerakan kecil di setiap daerah akan menjadi fondasi kemenangan ke depan," katanya.Sementara itu, Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim menegaskan bahwa semangat NasDem Naik Kelas lahir dari tekad untuk meningkatkan capaian politik partai pada Pemilu 2029. Menurutnya, seluruh kader harus bekerja lebih keras agar Partai NasDem mampu meningkatkan posisinya di tingkat nasional."Naik kelas berangkat dari keluhan Ketua Umum. Sudah 10 tahun kita tetap di nomor empat. Sekarang semangat kita adalah bekerja keras agar minimal bisa naik ke peringkat tiga. Itu hanya bisa diwujudkan jika seluruh kader bergerak bersama," ujar Hermawi.Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah yang juga Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Nilam Sari Lawira, menyebut Laga Perubahan sebagai investasi politik yang sangat penting bagi penguatan kader di daerah. Menurutnya, pembekalan tersebut menjadi modal untuk mempertahankan capaian politik Partai NasDem di Sulawesi Tengah."Bagi kami, mengikuti ABN bukan sekadar memenuhi undangan DPP. Ini adalah investasi politik dan investasi sumber daya kader. Kami ingin seluruh kader tetap solid dan mampu mempertahankan kemenangan yang telah diraih pada Pemilu 2024," kata Nilam.Ia menjelaskan, pada Pemilu 2024 Partai NasDem berhasil meraih posisi pimpinan DPRD di 11 dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, termasuk DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Capaian tersebut, menurutnya, harus dipertahankan melalui konsolidasi yang berkelanjutan hingga menghadapi Pemilu 2029.Ketua DPW Partai NasDem Bengkulu sekaligus anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Erna Sari Dewi, turut mengapresiasi pelaksanaan Laga Perubahan 2.0. Ia menilai materi yang diberikan sangat relevan untuk memperkuat kepemimpinan, komunikasi politik, strategi pengorganisasian, serta kemampuan kader dalam menjawab tantangan politik ke depan."Kami mendapatkan banyak pembelajaran. Materi transformasi digital, komunikasi politik, strategi pengorganisasian, hingga NasDem Naik Kelas menjadi bekal yang sangat berharga. Namun semuanya akan berarti ketika diimplementasikan di daerah masing-masing melalui penguatan konsolidasi dan aktivasi kantor partai," ujar Erna.Melalui penutupan Laga Perubahan 2.0 Angkatan III, Partai NasDem menegaskan komitmennya membangun kader yang adaptif, memiliki kepemimpinan yang kuat, serta mampu menggerakkan organisasi hingga tingkat akar rumput. Bekal yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat segera diimplementasikan di daerah masing-masing sebagai langkah nyata mewujudkan NasDem Naik Kelas menuju Pemilu 2029. (uta/*)