Percepatan Vaksinasi Bangkitkan Pariwisata Labuan Bajo

14 APRIL 2021, 05:50:38 WIB 2 MENIT BACA 1025
Percepatan Vaksinasi Bangkitkan Pariwisata Labuan Bajo

LABUAN BAJO (14 April): Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta bersinergi dengan Pemerintah Pusat dalam menggerakkan proses vaksinasi di daerah tujuan wisata Labuan Bajo. Karena, Labuan Bajo sudah ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata superprioritas.

Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene mengemukakan itu seusai pertemuan Tim Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI dengan Bupati Manggarai Barat beserta jajaran di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, NTT, Labuan Bajo, Senin (12/4).

"Sebagai daerah tujuan wisata superprioritas, sudah seharusnya Manggarai Barat yang terkenal di dunia dengan Labuan Bajo, masyarakatnya mendapatkan vaksinasi, agar geliat pariwisata bisa kembali bangkit," ujar Felly.

Legislator NasDem ini mengatakan NTT khususnya Kabupaten Manggarai Barat memiliki potensi pariwisata luar biasa. Dengan potensi yang ada, menjadikan Kabupaten Manggarai Barat sebagai tujuan investasi baik dari dalam maupun luar negeri, sehingga kawasan itu mengalami pertumbuhan ekonomi cukup pesat.

"Pertumbuhan ekonomi tersebut cenderung mengalami penurunan di tahun 2020 sebagai dampak pandemi Covid-19. Diharapkan dengan dukungan ketersediaan vaksin, serta penerapan protokol kesehatan yang ketat, dapat memulihkan ekonomi Provinsi NTT khususnya Kabupaten Manggarai Barat," kata Felly.

Menurut wakil rakyat dari dapil Sulawesi Utara itu, pulihnya perekonomian Manggarai Barat akan  memberi pengaruh positif khususnya pada pembangunan kesehatan dan ketenagakerjaan.

Diketahui, Indonesia sedang melaksanakan program vaksinasi Covid-19 yang dimulai sejak Januari 2021. Untuk itu, diharapkan Pemerintah  Provinsi NTT khususnya Kabupaten Manggarai Barat dapat melakukan upaya persiapan dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sebaik-baiknya.

Felly menambahkan, di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini sistem pelayanan kesehatan dilaksanakan secara berjenjang. Sehingga peran Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan menjadi sangat penting.

"Ketika sistem pelayanan kesehatan berjenjang berjalan dengan baik, diharapkan beban rumah sakit dapat sedikit berkurang. Sehingga masyarakat yang perlu mendapatkan pelayanan kesehatan rujukan pun bisa mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas," terangnya.

Legislator NasDem itu menambahkan, pemenuhan sarana prasarana termasuk SDM kesehatan di fasilitas kesehatan penting untuk diperhatikan.

Selain itu Kabupaten Manggarai Barat termasuk wilayah yang rentan  terhadap bencana. Tanggal 5 – 6 April lalu Manggarai Barat termasuk dilanda siklon tropis Seroja yang meluluhlantakan sebagian besar wilayah NTT.

"Kami turut berduka cita atas jatuhnya korban jiwa dalam bencana alam beberapa waktu lalu. Diperlukan kesiapsiagaan sistem kesehatan dalam mendukung persiapan kebencanaan di daerah ini. Kami juga hadir untuk menyalurkan bantuan untuk meringankan beban masyarakat yang menjadi korban," pungkasnya.

Pertemuan ini juga dihadiri perwakilan Kementerian Kesehatan, Kementerian Tenaga Kerja, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).(dpr.go.id/*)