Rebut Hati Konstituen, NasDem Rumuskan Formulasi Pendidikan Politik

07 DESEMBER 2017, 05:32:20 WIB 2 MENIT BACA 882
Jakarta - Tidak lama lagi, Indonesia akan menghadapi dua momentum pemilihan yakni Pilkada 2018 dan pemilu 2019. Kedua momen akan menjadi tahun-tahun kerja politik, terkhusus bagi partai politik, terkhusus Partai NasDem. IMG_9062Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis dalam mengahadapi dua momen tersebut. Namun satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah tugas partai untuk memberikan pendidikan politik kepada warga. "Karena secara jangka panjang, proses pendidikan politik ini menjadi salah satu tugas penting kehadiran dari partai politik dalam mencetak pemimpin masa depan.  Serta memberikan kesadaran politik kepada masyarakat agar perjalanan demokratisasi bangsa ini berjalan semakin baik," kata Dewan Penasehat Fraksi Partai NasDem DPR Nining Indra Saleh saat membuka Focus Group Discussion (FGD) "Merumuskan Format Pendidikan Politik" di Ruang Fraksi Partai NasDem, Rabu (5/12). Secara politik, sebelum anggota DPR terpilih, dia harus mampu meyakinkan suara masyarakat. Agar kepercayaan masyarakat itu tidak luntur, para kader parpol yang telah duduk di legislatif juga perlu tetap ditanamkan pendidikan politik oleh masing-masing parpolnya. Nining menambahkan, perlu juga diatur sebuah pedoman atau aturan bagi para caleg Partai NasDem saat bersosialisasi ke masyarakat yang menjadi konstituennya. "Harus ada format bagaimana caranya agar para caleg kita bisa mudah untuk bersosialisasi dan memahami karakteristik masyarakat yang akan dihadapi," ujarnya. Ketua Bidang Politik dan Kebudayaan DPP Partai NasDem ini juga menjelaskan, pendidikan politik ini juga penting bagi masyarakat. Dari hal tersebut diharapkan masyarakat semakin matang dan bijak dalam menggunakan hak pilihnya. "Semoga FGD ini dapat menghasilkan formulasi yang efektif bagi kita semua selaku bagian partai politik dan dapat memberikan masukan kepada DPP Partai NasDem," tuturnya. Diakhir sambutan, perempuan yang pernah menjadi Sekjen DPR RI ini menyebutkan, upaya ini dalam rangka mewujudkan bangunan masyarakat politik ideal dari elit hingga akar rumput.  Berbagai forum diskusi model ini akan selalu rutin secara berkala dilakukan bagi internal Partai NasDem maupun masyarakat di masing-masing tingkatan. FGD yang digagas oleh Fraksi Partai NasDem DPR ini menghadirkan dua pemateri yakni Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai NasDem Willy Aditya dan pengamat gerakan sosial politik LIPI Amin Mudzakir.