Rehabilitasi Mangrove Harus Libatkan Masyarakat Lokal

16 MARET 2021, 20:21:35 WIB 2 MENIT BACA 1013
Rehabilitasi Mangrove Harus Libatkan Masyarakat Lokal

JAKARTA (17 Maret): Dampak kerusakan mangrove yang sangat luas terhadap ekosistem biota laut juga ikut mempengaruhi kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Hal tersebut dikatakan anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/3).

Julie mendukung upaya pemerintah untuk merehabilitasi ekosistem mangrove.

"Kami mendorong Pemerintah Pusat untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang tinggal di kawasan hutan mangrove agar turut menjaga kelestarian ekosistem mangrove," ujarnya.

Selain hal-hal teknis seperti metode penanaman, analisis arus, dan kualitas air, tambah Legislator NasDem itu, hal lain yang juga perlu diperhatikan yaitu bagaimana agar masyarakat turut serta secara aktif dalam merawat dan memantau progres rehabilitasi mangrove untuk menjamin keberlanjutan program.

"Program rehabilitasi ekosistem mangrove juga perlu dilakukan dengan memperhatikan perspektif gender, antara lain melalui pemberdayaan perempuan, kelompok muda, serta dengan peningkatan kualitas teknis di kawasan mangrove," kata Julie.

Menurut wakil rakyat dari dapil Nusa Tenggara Timur I (Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Nagekeo) itu, edukasi aktivitas rehabilitasi ekosistem mangrove juga harus dilakukan dengan menggunakan istilah-istilah yang dapat dipahami keluarga atau masyarakat setempat.

"Kepedulian masyarakat terhadap kawasan mangrove harus terus ditingkatkan. Rehabilitasi dan konservasi hanya akan berlanjut dengan adanya kerja sama dan partisipasi masyarakat. Oleh karenanya perlu ada edukasi mengenai potensi kawasan hutan mangrove sebagai tujuan wisata agar dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat," pungkasnya.(dpr.go.id/HH/*)