Reses, Akbar Ajak Masyarakat Mencintai dan Merawat Kebudayaan Lokal

10 MEI 2016, 01:36:59 WIB 2 MENIT BACA 1021
Jakarta - Anggota Komisi III DPR Akbar Faizal memanfatkan waktu resesnya untuk menyapa dan menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten Bone, Selasa (10/5). Dalam kesempatan tersebut, Politisi NasDem ini mengajak masyarakat yang hadir untuk lebih mencintai kebudayaan dan kearifan lokal, khususnya kebudayaan Bone. “Saya, anda dan kita semua yang hadir di sini harus bangga menjadi orang Bone, karena di daerah inilah lahir banyak kebudayaan dan tokoh nasional,” tutur Akbar Faizal. Akbar menerangkan bahwa Indonesia sangat kaya dengan bahasa dan budaya. Maka kecintaan serta merawat sebuah kebudayaaan itu bukanlah hanya menjadi kewajiban dari keturunan atau tras dari kerajaaan pemilik asal kebudayaan itu semata. Tetapi masyarakat yang notabene bukan keturunan langsung juga memiliki peran dan kewajiban yang sama untuk menjaganya. Sehingga tidak sedikit individu atau masyarakat Indonesia yang berpikiran sempit dalam mengartikan siapa yang berhak untuk merawat dan menjaga kebudayaan. Kenyataan ini didapatkan oleh dirinya saat menghadiri hari jadi Bone beberapa waktu lalu. “Saat itu Saya hadir bersama Aksa Mahmud tetapi saya tidak menggunakan baju adat. Kemudian hal itu dikomentari oleh beberapa orang melalui akun facebook pribadi. Saya katakan bahwa Akbar Faizal tidak berhak memakai baju itu karena Saya bukan bangsawan,” kata Akbar kembali mengisahkan. Artinya, lanjut legislator Sulawesi Selatan ini, kebanggaan memiliki sebuah kebudaayan tidaklah serta merta hanya diidentikkan dengan pakaian dan atribut atau keturunan silsilah bangsawan saja. Selaku masyarakat biasa pun bisa terlibat dalam melestarikan dan menumbuhkan rasa bangga terhadap kebudayaan lokal.