Tenaga Ahli Mesti Berkualitas

24 FEBRUARI 2016, 04:49:44 WIB 2 MENIT BACA 1254
Jakarta - Menjadi tenaga ahli (TA), baik itu bagi fraksi maupun anggota dewan, mestilah memiliki kapasitas yang mumpuni. Sebab tenaga ahli adalah tulang punggung bagi kinerja fraksi dan para anggota. Demikian disampaikan oleh Pembina Fraksi Partai NasDem Dra. Nining Indra Saleh saat memberikan orientasi pada Workshop Penguatan Kapasitas Tenaga Ahli Anggota DPR di Ruang Pustaka Loka, Kompleks Parlemen, Rabu (24/2).
Menurut Nining, selain tugas legislasi, pengawasan, dan budgeting, ada satu tugas tak tertulis yang melekat pada diri seorang anggota DPR. Tugas itu adalah peran representasi. Peran tersebut adalah keterwakilan seorang anggota di dapilnya, dan itu menjadi salah satu bagian dari isi sumpah anggota DPR. Peran ini yang menjadi penyangga bagi para anggota dewan dari konstituen langsungnya.
Perjuangan seorang anggota dewan tersebut, kini menjadi peran yang diformalkan dalam UU MD3. Dan itu butuh dukungan para TA. "Di sinilah peran tenaga ahli, khususnya yang berada di dapil, diharapkan dapat mendukung kinerja anggota secara langsung," tambah Nining.
Problem dan harapan masyarakat di daerah yang setiap hari dihadapi, memerlukan saluran untuk disampaikan di pusat. Hal ini tentu menuntut peran TA dapil yang mampu dengan cermat mengartikulasikan dan menyampaikannya kepada anggota untuk diperjuangkan.
"Agar sinergis, perjuangan anggota dewan dengan kebutuhan masyarakat di daerahnya," pesan mantan Sekretaris Jendral DPR ini.
Nining berharap, workshop sehari ini akan menghasilkan metode dan cara yang seragam di antara para TA untuk mendukung kinerja anggota Fraksi NasDem.