Trigana Air Hilang, Respon Cepat Diperlukan

18 AGUSTUS 2015, 02:22:31 WIB 2 MENIT BACA 1217

Jakarta - Langkah cepat Kementerian Perhubungan yang langsung membuka crisis center pasca jatuhnya pesawat Trigana Air di Gunung Tangok, Pegunungan Bintang, Papua, siang kemarin (16/08), mendapatkan apresiasi dari anggota Komisi V DPR Ahmad M Ali. Respon cepat ini dinilai akan mempermudah koordinasi keluarga penumpang pesawat mendapatkan informasi yang jelas dan akurat.

"Bagus, langkah ini sebagai gerak cepat pemerintah bagi keluarga penumpang," ungkapnya saat dihubungi melalui pesawat telepon, Senin (17/8).

Menurutnya, pencarian pesawat yang mengangkut 44 penumpang dewasa dan 5 anak-anak ini membutuhkan koordinasi yang baik antar stakeholder layaknya menangani jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501, 28 Desember 2014 lalu. Pasalnya TNI, Basarnas, dan Kepolisian RI telah berbekal pengalaman koordinasi yang baik sehingga diharapkan mampu menemukan badan pesawat dan mengevakuasi korban dengan cepat.

"Tentu pengalaman ketika penanganan Air Asia harus diaplikasikan pada pencarian Trigana Air supaya cepat dapat informasi," tutur anggota dewan yang membidangi perhubungan dan pekerjaan umum ini.

Menurutnya, belum bisa dipastikan apakah Trigana Air yang hilang kontak tersebut jatuh. Masih ada berbagai kemungkinan karena pencarian masih menunggu cuaca membaik di Pegunungan antara Sentani dan Oksibil.

"Biar pemerintah, Basarnas, TNI, dan Kepolisian bekerja dulu. Jangan ada spekulasi di awal karena ini menyangkut nyawa orang," sarannya.

Sebelumnya, legislator yang akrab disapa Mat Ali ini telah menghubungi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan perihal peristiwa hilang kontak Trigana Air ini. Pesawat yang tengah dicari keberadaannya ini bernomor penerbangan IL-257, jenis pesawat ATR 42 dengan nomor registrasi PK-YRN. Memang status terakhir yang diterima oleh pihak menara Bandara Oksibil pada pukul 15.00 WIT, Trigana Air tak menjawab kontak. Lokasi kontak terakhir dengan pesawat ini diperkirakan di sekitar Ambisibil.

Dalam hal ini, Mat Ali berharap pencarian pesawat Trigana Air pada hari Senin (hari ini) dapat lebih optimal dengan menerjunkan tim Basarnas dan TNI yang handal. "Saya yakin Basarnas dan TNI bisa berkoordinasi dengan baik," ujarnya.