Dua Polisi Dibacok, Negara tak Boleh Kalah dengan Pelaku Kriminal

25 JUNI 2026, 08:55:00 WIB 2 MENIT BACA 21
Dua Polisi Dibacok, Negara tak Boleh Kalah dengan Pelaku Kriminal

JAKARTA (25 Juni): Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, geram mendengar dua polisi anggota Satlantas Polresta Jambi menjadi korban pembacokan. Penyerangan terjadi saat dua polisi itu tengah bertugas mengatur arus lalu lintas di kawasan Pasar Angso Duo, Kota Jambi, Senin (22/6/2026) pagi.

"Saat ini kita melihat kriminal jalanan semakin marak dan semakin brutal. Banyak tindakan yang sudah terlampau ekstrem dan di luar nalar," kata Sahroni di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Sahroni meminta pihak kepolisian bertindak tegas kepada para pelaku penyerangan kepada aparat. Insiden tersebut menyebabkan satu personel mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

Pelaku berinisial AM, 30, sudah ditangkap Polda Jambi dalam kurun kurang dari 12 jam sejak kejadian. Pelaku diketahui positif narkoba.

Legislator NasDem dari Dapil Jakarta III itu mengingatkan, jangan sampai ada pembiaran terhadap pelaku kriminal sehingga mereka merasa bisa bertindak sesuka hati, apalagi sampai berani menyerang aparat yang sedang menjalankan tugas.

"Jadi, para pelaku wajib dihukum berat, apalagi mereka diduga dalam pengaruh narkoba," ujar Sahroni.

Sahroni tidak ingin aksi kriminal menyerang aparat ini terjadi kembali.

"Pokoknya kasus ini harus diproses secara tegas agar menjadi pesan terbuka bahwa tidak ada satu pun pelaku kriminal yang bisa bertindak bebas, apalagi melawan aparat penegak hukum," tuturnya.

Sahroni menyebut negara melalui aparat penegak hukum tidak boleh kalah dari para kriminal.

"Pada prinsipnya negara tidak akan kalah sedikit pun dari para pelaku kriminal. Ketegasan hukum inilah yang akan memberi rasa aman kepada masyarakat," pungkasnya. (rls/*)