Salatiga, Jawa Tengah - Anggota DPR/ MPR RI Drs. H. Fadholi dikenal sangat getol dalam memperjangkan nasib petani. Ia tak segan-segan turun langsung dan berbaur dengan para petani. Blusukan ke dusun-dusun mendengar aspirasi mereka dan menyerapnya. Kemudian dicarikan solusi terbaik. Baginya, petani adalah sahabatnya. Tak berlebihan bila sejumlah kalangan menyebutnya sebagai pejuang para petani. Fadholi sadar betul, Indonesia sebagai negara agraris sehingga petani merupakan ujung tombak dalam ketahanan pangan dan kemakmuran bangsa. Karena peran strategisnya petani dalam ketersediaan pangan, maka petani dan sarana prasana penunjang harus diperhatikan agar hasil pertanian bisa maksimal. Bila hasil pertanian maksimal, maka hasil yang didapat petani juga lebih baik. Bila hasil lebih baik maka pendapatan bertambah dan bermuara kepada kesejahteraan. “Saya ini juga anak petani, jadi tahu betul bagaimana nasib petani,†ujar pria ramah ini. Sejak dilantik menjadi Wakil Rakyat di Senayan pada tahun 2014 lalu, legislator Partai NasDem ini tetap membumi, berbaur dengan para petani dan berlumpur-lumpur di ladang pertanian itu hal yang biasa. Tidak ada sekat antara dirinya dengan para petani. Ia juga tidak pernah jaim (jaga imej,red) ketika bersama para petani. Hal itu dilakukan bukannya untuk pamer, melainkan sebagai bentuk ketulusan bahwa nasib petani harus diperjuangkan, diberi support agar para petani tetap bersemangat dalam bekerja. Serta untuk memastikan apa kendala dan kesulitan petani bila hal itu menyangkut permaslahan petani, atau untuk memastikan hasil pertanian bila itu menyangkut keberhasilan pertanian. Karena komitmennya dan konsistensinya dalam memperjuangkan nasib petani tersebut, anggota Komisi IV DPR RI ini mendapatkan Jateng Pos Award. Penyerahan dilakukan oleh Pimpinan Redaksi Jateng Pos Wibowo Prasetyo yang dihadiri ratusan petani di tengah lahan pertanian. Apa yang dilakukan Fadholi bisa menjadi inspirasi bagi yang lain. “Terimakasih atas penghargaan ini, tentunya hal ini bisa saya jadikan untuk memotivasi diri agar bisa berbuat lebih baik lagi,†ujar Fadholi merendah. Sebagai bentuk komitmen atas perjuangannya terhadap nasib petani, sejumlah program dan bantuan aspirasi sudah disalurkan dengan baik oleh Fadholi. Baik dalam bentuk bantuan alat-alat pertanian, pembangunan atau perbaikan sarana irigasi dan embung dan program pelatihan. Program itu sudah terlaksana dan sudah dinikmati para petani, seperti petani di Kabupaten Semarang, Salatiga, Kendal dan Semarang. Melalui aspirasinya, Fadholi sudah membantu ratusan alat-alat pertanian kepada sejumlah kelompok tani. Tentunya dalam hal ini, legislator yang dikenal ramah dan sederhana ini juga bersinergi dengan pemerintah daerah setempat dalam hal ini Dinas Pertanian. Ia juga tak henti-hentinya mewanti-wanti kepada para penerima bantuan, agar bantuan alat-alat itu dimanfaatkan dengan baik dan dipelihara dengan baik pula. Menurut Fadholi sektor pertanian harus ditingkatkan agar para petani hidupnya lebih sejahtera. Dengan ksejahteraan, mereka bisa menyekolahkan anaknya hingga tingkat tinggi, yang akhirnya bisa membawa perubahan kehidupan yang lebih baik. Dijelaskan dia, bila masyarakat desa yang mayoritas petani maju, maka bisa menekan angka urbanisasi. Angka usia kerja desa bisa bekerja di sektor pertanian di desanya masing-masing dan bisa ikt memajkan desanya. Hal ini sekaligus bisa mengurangi angka pengangguran . “Petani merupakan ujung tombak ketahanan pangan, untuk itu kita perhatikan nasibnya dan kita dorong agar lebih maju,†pungkasnya. Menanggapi penghargaan untuk Fadholi tersebut, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Salatiga Munaji menegaskan, bahwa Fadholi layak sekali mendapatkan penghargaan tersebut karena komitmennya di bidang pertanian. Ia melakukan kerja nyata dan sangat memahami kesulitan yang dihadapi para petani dan mencarikan solusi. “Contohnya ketika petani bingung dan tidak punya pandangan atas permasalahan yang dihadapinya, Pak Fadholi hadir dan memberikan solusi. Selamat untuk Pak Fadholi, “ tandasnya. Sumber: Koran Harian Jateng Pos, Jum’at 10 November 2017