Fraksi NasDem: Tidak Ada Tempat Bagi ISIS di Indonesia

08 APRIL 2015, 02:53:32 WIB 2 MENIT BACA 1762

Jakarta – Gerakan radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) menjadi sebuah ancaman yang mengkhawatirkan, terlebih lagi bagi Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Demikian disampaikan oleh Syarief Abdullah Alkadrie, Sekretaris Fraksi NasDem DPR-RI ketika ditemui rapat pleno fraksi di Nusantara I, Senin (23/03).

Bagi Fraksi NasDem, lanjut Syarief, tidak ada ruang bagi gerakan radikalisme apapun yang mengatasnamakan agama boleh berkembang di Indonesia. “Sudah jelas dalam dasar negara kita Pancasila sila kedua, Kemuanusiaan yang Adil dan Beradab. Tidak ada keberadaban jika membunuh dan membakar sesama manusia, apalagi membawa-bawa nama agama,” ujar Syarief.

“Jika ada ajaran-ajaran yang mengandung kekerasan, sudah pasti bertentangan dengan Pancasila. Maka, tidak ada tempat bagi ISIS dan gerakan radikal lainnya di bumi Indonesia,” tegasnya. Lebih lanjut, Syarief meminta proaktif pemerintah agar ada regulasi yang jelas untuk bisa menangkal perkembangan jaringan ini.

Supiadin Aries Saputra, anggota Fraksi NasDem komisi I DPR-RI menghimbau kepada masyarakat khususnya perangkat desa dan kelurahan agar dapat memperketat pengawasan terhadap pendatang baru di daerahnya. “Kan aturannya jika ada tamu di lingkungan tersebut wajib lapor 1x24 jam, seharusnya itu ditegaskan kembali. Masyarakat khususnya kepala desa harus waspada, masyarakat harus berpikir secara intelligent minded untuk bisa memantau dinamika lingkungannya,” jelas mantan Pangdam Iskandar Muda Aceh ini.

“ISIS ini tidak bisa dipandang sederhana, diperlukan satu perangkat hukum untuk mengantisipasi potensi persoalan kedepannya. Kita harus duduk bersama pemerintah untuk mencari solusi persoalan ini. Apakah ini termasuk gerakan terorisme atau radikal, dan bagaimana penegakan hukumnya,” pungkasnya. (*)

Media Center Fraksi NasDem
Email   : [email protected]
CP      : Fanny Yulia (081212276996)