Gantikan Ahmad Amins, Ini Kata Ari Yusnita Soal Kasus “Papa Minta Saham”

15 DESEMBER 2015, 21:07:20 WIB 2 MENIT BACA 1269
  Jakarta – Meski baru dilantik menggantikan Ahmad M Amins, Ari Yusnita mengaku selalu mengikuti perkembangan yang terjadi di Senayan. Misalnya soal bagaimana DPR yang selama ini dinilai oleh publik kurang baik.  “Kebanyakan negatif, karena misalnya kasus ‘papa minta saham’. Sangat disayangkan sekali sebenarnya. Tidak semestinya begitu ya,” tambahnya. Oleh karena itu dia berharap Majelis Kehormatan Dewan (MKD) bisa memutuskan perkara kasus tersebut sebaik-baiknya. “Saya kira suara masyarakat harus diperhatiktan ya. Jika tidak, (citra) DPR akan terus terpuruk nanti,” pungkas Ari. Fraksi Partai NasDem dalam Rapat Paripurna DPR, Selasa (15/12) mengganti dua orang anggota legislatifnya yakni Anurita Muchtar dari dapil Bengkulu menggantikan Patrice Rio Capella, dan Ari Yusnita dari dapil Kaltim, menggantikan Ahmad Amins. Kedua anggota PAW ini dilantik langsung oleh Ketua DPR setelah mengucapkan sumpah sebagai anggota DPR. Ari sendiri menggantikan Ahmad Amins yang mengundurkan diri karena faktor kesehatan. Usai pelantikan, Dia mengaku bahwa tugas dan tanggung jawabnya semakin berat. Baginya, menjadi anggota dewan adalah amanat dari rakyat, terutama masyarakat asal dapilnya yakni Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur. “Saya yang pasti akan melanjutkan perjuangan Pak Amin yang belum selesai, itu yang akan saya kerjakan,” kata dokter lulusan Universitas Hang Tuah Surabaya ini. Perempuan yang menambah jumlah Srikandi Legislatif Fraksi NasDem ini bertekad akan mengemban amanah partai dan memperjuangkan aspirasi warga pemilihnya. Dia juga mengaku siap ditempatkan di komisi apa saja meski latar belakang pendidikan dan profesinya adalah seorang dokter. “Di komisi mana saja siap. Saya akan belajar terus pastinya. Sekarang saya akan coba beradaptasi dulu,” imbuhnya.