Hamdhani: Percepatan Pembangunan Pembangkit Solusi Atasi Krisis Listrik Kalteng

13 MARET 2018, 08:59:04 WIB 2 MENIT BACA 1484
Hamdhani: Percepatan Pembangunan Pembangkit Solusi Atasi Krisis Listrik Kalteng

Palangka Raya - Anggota Komisi VI DPR RI, Hamdhani Spi MSos menyebut kapal pembangkit listrik Marine Vessel Power Plant berkapasitas 60 megawatt yang disewa  PT PLN dari Negara Turki segera melayani kebutuhan listrik masyarakat di  Provinsi Kalimantan Tengah.

"Apabila tidak ada  halangan kapal itu tiba di provinsi ini sekitar bulan Mei 2018 dan akan  parkir di Sungai Bagendang Kabupaten Kotawaringin Timur serta akan melayani masyarakat selama lima tahun," kata Hamdhani di Palangka Raya,  Selasa, (13/3).

Politisi NasDem ini juga berharap,  keberadaan kapal pembangkit listrik berkapasitas 60 megawatt yang disewa  dari Turki tersebut, membuat PLN tidak lagi sembarangan melakukan  pemadaman. Apalagi sebentar lagi kan memasuki bulan ramadhan.

Rencananya  kapal pembangkit listrik yang disewa PT PLN berdasarkan persetujuan DPR  RI tersebut akan melayani masyarakat di Kota Palangka Raya, Kabupaten  Katingan, Kotawaringin Timur, Seruyan, Kabupaten Kotawaringin Barat,  Lamandau serta Sukamara.

Meski sudah ada kapal tersebut, Anggota  DPR RI dari daerah pemilihan Kalteng ini tetap berpesan agar berbagai  pembangkit listrik yang ada di Provinsi ini dapat segera diselesaikan  pembangunannya dan dioperasikan.

"Pembangkit listrik  di Kalteng ini kan ada beberapa yang sedang dibangun tapi belum  beroperasi. Kalau itu beroperasi, saya yakin krisis listrik di Kalteng  ini bisa teratasi dan tidak tergantung dengan Provinsi Kalimantan Selatan," kata Hamdhani.

Anggota Fraksi Partai NasDem  ini mengaku terus berupaya menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat  Kalteng di DPR RI, khususnya yang menjadi tugas dan fungsi Komisi VI.

Dia  mengatakan setiap melakukan kunjungan ke berbagai desa di Kalteng, ada beberapa masyarakat yang mengeluhkan belum dialiri listrik. Setelah  berada di Komisi VI DPR RI, aspirasi tersebut selalu disampaikan kepada  Pemerintah Pusat maupun PT PLN.

"Walau kapal  pembangkit listrik yang disewa dari Negara Turki tersebut tidak bisa  melayani seluruh Kabupaten/Kota se-Kalteng, setidaknya menambah dan  membantu daya listrik di provinsi ini lah. Kita akan terus mendorong Pemerintah agar masalah listrik segera teratasi," pungkas Hamdhani.