Harus Audit Forensik Keuangan Garuda

01 JUNI 2021, 11:26:25 WIB 2 MENIT BACA 910
Harus Audit Forensik Keuangan Garuda

JAKARTA (1 Juni): Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Fauzi H Amro menyoroti masalah keuangan yang dialami maskapai Garuda Indonesia sehingga berdampak pada ketenagakerjaan (PHK) massal karyawan Garuda Indonesia.

Menurut Fauzi, dari informasi yang ia peroleh, masalah manajemen dan keuangan maskapai Garuda Indonesia sebenarnya sudah berlangsung lama.

"Sudah berlangsung sekitar 20 tahun, namun tak kunjung dibenahi oleh direksi, komisaris Garuda, dan Kementerian BUMN," katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/6).

Legislator NasDem itu menuturkan, masalah keuangan Garuda Indonesia, tak hanya karena terpaan pandemi Covid-19, tapi juga ada dugaan korupsi didalamnya.  

"Masalah Garuda Indonesia ini tak terlepas dari masalah manajemen pengelolaan Garuda yang tak kunjung dibenahi, bahkan terkesan digerogoti dengan menunjuk orang yang tidak tepat di bidangnya," jelasnya.

Fauzi mengusulan agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, Kepolisian, dan pihak terkait melakukan audit forensik keuangan Garuda, termasuk mengenai dugaan korupsi yang terjadi di Garuda Indonesia.

"Kemudian Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir harus segera memperbaiki manajemen Garuda Indonesia. Yaitu dengan menunjuk orang yang memiliki kapasitas yang tepat dan amanah serta bisa memperbaiki dan membangkitkan kembali Garuda Indonesia," tegasnya.

Wakil rakyat dari dapil Sumatera Selatan I (Kabupaten Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin, Kota Palembang, Kota Lubuk Linggau, dan Musi Rawas Utara) itu menyebutkan bahwa pemerintah dan pemegang saham harus berjuang menyelamatkan Garuda Indonesia dengan kembali menyuntik dana segar.

"Komisi XI DPR RI sepenuhnya akan mendukung upaya penyelamatan Garuda Indonesia, tanpa harus mendirikan perusahaan maskapai nasional baru. Karena Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan pertama dan terbesar di Indonesia, mempunyai sejarah panjang yang mengikuti perjalanan bangsa ini, menurut saya harus dipertahankan," pungkasnya.(RO/HH/*)