Jangan Sampai Platform Digital Dikuasai Orang Asing

21 MEI 2021, 09:22:24 WIB 2 MENIT BACA 1058
Jangan Sampai Platform Digital Dikuasai Orang Asing

JAKARTA (21 Mei): Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Hillary Brigitta Lasut mengatakan, pemerintah harus membangun sinergitas dengan kaum muda dalam membangkitkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Pemerintah harus mendukung usaha-usaha mikro dan anak muda juga harus berpikir kreatif, inovatif, serta melek teknologi dalam platform digital," kata Hillary saat menjadi narasumber dalam seminar Merajut Nusantara yang diadakan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) secara virtual, Kamis (20/5).

Legislator NasDem itu berharap, generasi muda dapat membantu perkembangan UMKM melalui platform digital.

"Kontribusi kaum muda sangat dibutuhkan dalam pembangunan di Indonesia. Jangan sampai nanti platform digital dikuasai orang asing," katanya.

Wakil rakyat dari dapil Sulawesi Utara itu menambahkan, banyak sekali kesempatan yang bisa digunakan anak muda dalam mengembangkan usaha dengan menggunakan platform digital.

"Perkembangan teknologi saat ini sudah masuk ke revolusi Industri 4.0. Anak muda jangan mau ketinggalan, yang penting mulai saja dulu, jangan takut gagal," tukasnya.

Selain Hillary, seminar yang bertajuk 'Peran Generasi Muda Dalam Membangkitkan Perekonomian UMKM Melalui Platform Digital' dihadiri Dosen Universitas Esa Unggul Jakarta, Gun gun Siswandi dan Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino.

Dalam kesempatan yang sama, Wibi mengatakan bahwa berbicara tentang wirausaha, tidak hanya masalah modal tetapi juga mental.

"Oleh karena itu, kaum muda harus menyiapkan mental untuk berwirausaha," imbuh Wibi.

Legislator NasDem DKI Jakarta itu menyebutkan salah satu penyebab minimnya penggunaan e-commerce dalam UMKM karena sebagian besar dari pelaku UMKM belum melek teknologi digital.

"Terdapat banyak keraguan dan kurangnya pengetahuan para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara online menjadi salah satu penyebab minimnya penggunaan e-commerce," terangnya.

Provinsi DKI Jakarta merupakan wilayah dengan kontribusi sebesar 17,3 % bagi perekonomian Indonesia dan secara statistik DKI Jakarta merupakan destinasi investasi utama di Indonesia dengan menarik Rp123,9 triliun investasi (15,3 % total nasional) selama kurun waktu 2019.

"Fraksi NasDem DPRD DKI mendukung UMKM DKI Jakarta. Upaya yang telah dilakukan yakni membantu menyosialisasikan serta mendaftarkan warga untuk mendapatkan bantuan permodalan UMKM produktif dan perizinan usaha sebagai legalitas usaha," terang Wibi.

Bantuan tersebut, sambungnya, sesuai Pergub No 30 Tahun 2018 tentang pemberian izin usaha mikro dan kecil.

“Fraksi NasDem DPRD DKI juga memberikan bantuan gerobak motor keliling atau motor NasDem (Monas) sebagai bentuk solusi agar masyarakat dapat berinovasi untuk menambah pendapatan serta peluang bisnis yang lebih luas dari sebelum nya,” tutupnya.(HH/*)