JAKARTA (3 Februari): Anggota Komisi IV DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat meminta Kementerian Pertanian (Kementan) dalam penghematan anggaran tidak menyasar program-program yang berbasis masyarakat. "Sebaiknya, Kementan mengutamakan kegiatan yang memberikan dampak positif pada pembangunan ekonomi nasional," ujar Julie dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR RI dengan sejumlah Dirjen Kementan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/2). Dia mencontohkan, Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan salah satu program untuk mengoptimalkan pekarangan pangan sebagai sumber pangan bagi keluarga. “P2L memberikan kontribusi signifikan bagi kesejahteraan masyarakat di masa pandemi. Utamanya mengurangi pengeluaran konsumsi pangan dan memenuhi kebutuhan pangan keluarga,†ujar Julie. Menurut wakil rakyat dari dapil Nusa Tenggara Timur (NTT) I (Flores-Alor-Lembata) itu, P2L sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan dari pekarangan. Legislator NasDem itu mendorong penghematan yang minimal terhadap program P2L dalam rangka upaya pemenuhan pangan di masyarakat dan pengentasan kemiskinan. P2L merupakan bagian dari cara bertindak dua program utama pembangunan pertanian mendukung ketahanan pangan yang kerap disampaikan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan. Melalui Badan Ketahanan Pangan Kementan, P2L digencarkan dengan tujuan untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas dan pemanfaatan pangan. Dalam perkembangannya, P2L tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi produksi pangan dari pekarangan bisa menambah pendapatan keluarga.(HH/*)