Jakarta - Kapoksi komisi IV DPR Fraksi NasDem Fadholi menyampaikan perlunya kementerian yang dipimpin Susi Pudjiastuti memiliki pendataan atau database pemetaan potensi nelayan di Indonesia secara keseluruhan. Hal ini disampaikannya dalam kesempatan rapat dengar pendapat dengan jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Selasa (16/5) di DPR, Senayan. “Dengan adanya database tersebut, maka kita akan mengetahui sebetulnya jumlah nelayan kita itu secara jumlah keseluruhan ada berapa?” Ujarnya. Dengan kehadiran database tersebut, Fadholi meyakini, setidaknya akan diketahui jumlah nelayan dengan berbagai pengelompokan atau pengklasifikasiannya, baik juga dalam hal kategori kecil, menengah dan besar. “Ini (database nelayan - red) sangat diperlukan. Dengan memilikinya maka program-program serta aspirasi yang terkait dengan pemberdayaan nelayan bisa lebih terfokuskan. Sehingga akan terdata terutama dari segi penerima (nelayan perseorangan atau kelompok nelayan) yang telah menerima dan telah diberikan bantuan program serta berapa besaran jumlah bantuannya,” tambahnya pada Rabu (17/6). Selain itu, database tersebut juga dipercaya dapat menjadi sumber masukan atau input bagi Kementerian KP dalam mengukur besaran manfaat dari program yang telah diberikan sampai saat ini. “Hingga saat ini banyak sekali program-program untuk nelayan yang telah dilaksanakan oleh Kementerian KP. Akan tetapi perlu ada suatu penilaian untuk dijadikan tolak ukur seberapa besar manfaat dari program-program tersebut yang dirasakan oleh mereka (nelayan),” gugahnya.