BANDUNG (27 Mei): Anggota Komisi II DPR RI, Ujang Bey, melakukan kunjungan kerja pengawasan ke Kantor Desa Pasigaran, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (26/5/2026), untuk menyerap langsung berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.Bey meninjau aktivitas pelayanan administrasi dan sistem kerja perangkat desa. Ia melihat langsung bagaimana aparatur desa menjalankan pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran dan meningkatnya tuntutan administrasi digital.Kepala Desa Pasigaran bersama perangkat desa menyampaikan sejumlah persoalan yang saat ini menjadi tantangan serius, mulai dari minimnya dana desa, kesulitan penyediaan lahan untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga banyaknya aplikasi pelaporan yang harus dioperasikan secara bersamaan.Menurut perangkat desa, kondisi tersebut membuat aparatur lebih banyak disibukkan dengan urusan administrasi dibanding pelayanan langsung kepada masyarakat.Menanggapi hal itu, Bey menilai persoalan yang dialami Desa Pasigaran merupakan gambaran kondisi yang juga dirasakan banyak desa lainnya di Indonesia.“Jangan sampai perangkat desa lebih sibuk mengisi aplikasi dibanding melayani masyarakat. Desa itu ujung tombak pemerintahan, sehingga harus diberikan kemudahan dalam bekerja, bukan malah dibebani administrasi yang berlapis-lapis,” tegas Bey.Selain menyampaikan persoalan administrasi dan anggaran, Pemerintah Desa Pasigaran juga berharap adanya dukungan terhadap sejumlah program strategis seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), serta Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI).Program-program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.Menanggapi aspirasi tersebut, Bey memastikan seluruh masukan dari masyarakat Desa Pasigaran akan menjadi perhatian dan bahan pengawasan di tingkat pusat.“Aspirasi masyarakat Desa Pasigaran ini tentu akan kami perjuangkan. Program seperti PTSL, Rutilahu, hingga P3TGAI sangat penting untuk membantu masyarakat desa. Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan sampai ke tingkat bawah,” ujarnya.Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen DPR RI dalam memastikan pemerintah desa mendapatkan perhatian memadai, baik dari sisi anggaran, regulasi, maupun dukungan program pembangunan. (Arief Norman/*)