Napak Tilas Perjuangan, Garnita NasDem Berziarah Ke Makam Malahayati.

09 DESEMBER 2017, 16:17:49 WIB 2 MENIT BACA 876
Aceh - Sebagai rasa syukur serta penghormatan atas dikukuhkannya Laksamana Malahayati sebagai pahlawan nasional. Garda Wanita Malahayati NasDem mengunjungi Makam Pahlawan wanita dari Aceh ini. Laksamana Malahayati, terang Ketua Umum Garda Wanita NasDem Irma Suryani, bukanlah sembarang wanita. Karena dia merupakan salah satu pejuang bangsa ini yang telah memberikan jiwa rayanya bagi perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. "Tentu dengan pengangkatan ini, kita sangat bersyukur pada peringatan hari pahlawan tahun  2017, salah satu pejuang wanita kita yakni Laksamana Malahayati diakui oleh Negara atas peran sertanya dalam mengusir penjajahan di bumi Nusantara," katanya saat diminta keterangan terkait kegiatan ziarah Garda Wanita NasDem ke makam Laksamana Malahayati di Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (7/12) Nama besar Laksamana Malahayati, menurutnya, memberikan spirit perjuangan dan inspirasi bagi gerakan wanita Indonesia. Maka untuk menghargai dan menghayati perjuangan pejuang laut ini, Partai NasDem menyematkan namanya sebagai salah satu sayap perempuannya, Garda Wanita Malahayati Partai NasDem dengan tag line "Tangguh, Peduli dan Penuh Kasih ". "Laksamana Keumalahayati adalah laksamana Perempuan pertama indonesia yg mengusir penjajah belanda dengan pedang (perang)," ujar Legislator dapil Sumatera Selatan. Namun, Srikandi NasDem ini menuturkan kebanyakan masyarakat Indonesia belum familiar dengan sejarah perjuangan daripada pemimpin para inong balee ini (pasukan wanita yang kebanyakan berstatus janda). Padahal, lanjut anggota Komisi IX DPR ini, semangat dan perjuangan Malahayati tidak dapat dipungkiri menjadi salah satu titik awal kesetaraan gender yang ada di indonesia. "Beliau ingin membuktikan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara, terutama dalam mengusir bangsa asing (penjajah) dari Nusantara kala itu, "cetusnya. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menetapkan Malahayati sebagai pahlawan nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) No 115/TK/Tahun 2017 yang ditandatangani pada 6 November 2017.