PULAU PUNJUNG (17 Juli): Dalam rangka peringatan hari jadi ke-10 Garda Pemuda NasDem, anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI, Lisda Hendrajoni bersama DPD NasDem Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat menggelar pasar sembako murah. Lisda menyebutkan selain untuk memperingati hari jadi Garda Pemuda NasDem, pasar sembako murah itu sebagai bentuk kepedulian NasDem kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. “Kami sangat menyadari situasi ekonomi masyarakat Indonesia termasuk Sumatera Barat yang melemah karena pandemi. NasDem hadir untuk meringankan beban masyarakat, agar daya beli kembali meningkat,†ujarnya kepada wartawan, Jumat (16/7). Menurut anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem itu, kegiatan tersebut merupakan salah satu program dari Partai NasDem, agar lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga keberadaan partai restorasi tersebut benar-benar dapat dirasakan masyarakat. "Ini merupakan salah satu upaya mendekatkan NasDem dengan masyarakat. Artinya, tujuan partai untuk kepentingan masyarakat dapat terlaksana, sehingga kehadiran partai dapat dirasakan,†sambung Legislator NasDem dari dapil Sumatera Barat I (Kabupaten Pesisir Selatan, Solok, Sijunjung, Tanah Datar, Kepulauan Mentawai, Dharmasraya, Solok Selatan, Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, dan Kota Padangpanjang) tersebut. Ketua DPD NasDem Dharmasraya, Hengky Purnanda menambahkan, pasar murah NasDem dilaksanakan di dua lokasi. Di Kantor DPD NasDem Dharmasraya, di Nagari Sikabau Kecamatan Pulau Punjung selama dua hari dan kedua di gelar di Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh pada Minggu (18/7) esok. Hengky menjelaskan, pada setiap titik, Partai NasDem menyediakan sebanyak 400 paket sembako berupa beras lima kilogram, telur satu papan isi 30 butir, minyak goreng satu kilogram, dan gula pasir satu kilogram. "Satu paket sembako warga membeli hanya dengan harga Rp115 ribu. Jika harga normal mencapai Rp138 ribu," ujar Hengky. Hengky Purnanda mengimbau masyarakat daerah itu agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak, dan mengikuti program vaksinasi dari pemerintah. "Kita ketahui wabah Covid-19 sampai hari ini masih ada. Untuk itu dalam upaya kita bersama pemerintah memutus penyebaran virus mari menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi," tambahnya.(BEE/*)