Kudus - Anggota MPR RI Ali Mahir mengatakan, Pancasila menjadi benteng moral generasi muda saat ini. Krisis moral di kalangan generasi muda salah satunya disebabkan mulai lunturnya pengalaman nilai-nilai Pancasila. Mahir yang juga anggota DPR RI dari Fraksi NasDem menambahkan, Pancasila menjadi pelajaran yang tak boleh dilewatkan pelajar saat ia masih bersekolah. Bahkan ketika sudah masuk ke bangku kuliah, mahasiswa saat itu wajib mengikuti penataran P4 hingga 100 jam. “Jika mau menambah 40 jam lagi, maka bisa menjadi pengajar atau mentor. Itu dulu tahun 1984. Sekarang sudah tidak ada lagi,†katanya pada sosialisasi empat pilar kebangsaan di Balai Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus seperti dilansir suaramerdeka.com . Hadir pada kegiatan yang diikuti ratusan kader itu, Ketua DPD Partai NasDem Kudus Akhwan Sukandar dan sejumlah anggota DPRD Kudus asal Partai NasDem. Ali Mahir menambahkan, MPR RI gencar mengadakan sosialisasi empat pilar kebangsaan. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945 kembali disosialisasikan secara masif oleh seluruh anggota MPR RI. “Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila masih sangat relevan hingga saat ini. Apalagi tidak ada sila Pancasila yang bertentangan dengan keyakinan dan agama yang dianut masyarakat,†katanya. Aktivis perempuan Eni Mardiyanti yang menjadi narasumber pada sosialisasi itu menambahkan, pendidikan Pancasila maupun budi pekerti di sekolah formal saat ini sangat sedikit, bahkan tidak ada sama sekali. Eni yang juga kader Partai NasDem mendorong generasi muda kembali mempelajari dan mengamalkan Pancasila. Menurutnya, satu sila dengan sila lainnya dalam Pancasila sangat berkaitan dalam membentuk tatanan masyarakat yang ideal, sekaligus menjadi benteng moral bagi generasi muda. Sumber: http://berita.suaramerdeka. com/ali-mahir-pancasila- bentengi-moral-generasi-muda/