NasDem: Sandera Anggaran ASIAN GAMES di DPR itu Mengada-ada

06 JULI 2015, 07:43:49 WIB 2 MENIT BACA 1210

Jakarta –Asian Games akan digelar tahun 2018 mendatang di Indonesia. Dewan Perwakilan Rakyat segera menggelar sidang demi membahas anggaran ajang olahraga Asia tersebut di Komisi X. Pembahasan tersebut nantinya terkait penganggaran awal untuk sejumlah pembangunan tempat dan infrastruktur pendukung, yang akan berlokasii di Jawa Barat.

Namun terdengar sinyalemen pembahasan anggaran Asian Games ini tidak akan berjalan mulus. Bahkan diprediksikan akan dipersulit, akibat belum selesainya tarik menarik antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan PSSI.

Anggota Komisi X dari Fraksi NasDem, Yayuk Sri Rahayu menanggapi santai hal tersebut. Selentingan terkait politik anggaran yang akan alot di Komisi X nanti dianggap terlalu mengada-ada.

“Tidak ada upaya dari Komisi X untuk menjegal apalagi menyandera anggaran untuk Asian Games. Belum ada pembicaraan tentang Asian Games kok, baru akan dibahas dengan Kemenpora pada Agustus nanti setelah reses. Jadi mengada-ada itu kalau DPR khususnya Komisi X akan menyandera anggaran,” ujarnya ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (2/7).

Ia menegaskan bahwa pada rapat-rapat sebelumnya, Komisi X tidak pernah membicarakan anggaran dengan pihak kementerian atau dengan pihak lain. Pembahasan awal anggaran Asian Games akan dilaksanakan Agustus nanti dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Kemenpora. Walau Asian Games baru akan digelar 2018, namun persiapan segala keperluan akan dimulai di tahun 2016, dan masuk pagu anggaran APBN 2016.

Perihal sengkarut PSSI dengan Kemenpora, Yayuk mengatakan, permasalahan tersebut juga akan diselesaikan dalam Raker bulan Agustus mendatang. Sebenarnya, pemanggilan Kemenpora dan Ketua PSSI, La Nyalla Mattalitti sudah terjadwal pada Raker dengan Komisi X pada 23 Juni 2015. Namun, rapat tersebut diundur hingga Agustus seusai Ramadan.

“Rapat itu memang sudah terjadwal, tetapi kemudian disepakati rapat dipending sampai Agustus. Karena gak enak, puasa-puasa kok ribut,” pungkasnya.