Optimisme Surya Paloh di 13 Pilkada Jawa Timur

03 NOVEMBER 2015, 21:20:49 WIB 3 MENIT BACA 1114
Mimbar berlogo NasDem terpampang di atas panggung yang berdiri megah di bibir lapangan Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ornamen khas kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) merias semua sisi panggung berikut lokasi sekitarnya. Nuansa biru atribut NasDem yang dikenakan ribuan simpatisan menyemut memenuhi lapangan, diiringi kibaran bendera partai yang terasa menggelorakan semangat. Pendar antusiasme itu seolah menyatakan bahwa mereka siap menyongsong hajatan Pilkada yang akan berlangsung sebulan ke depan. Pilkada serentak pertama dalam sejarah Indonesia ini menjadi pintu masuk yang tepat bagi NasDem untuk menyebarkan agenda restorasi sampai ke daerah-daerah di seluruh Indonesia.
Tak lama berselang, hadir Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menaiki mimbar diiringi gemuruh yel-yel pada kader dan simpatisan. Kehadirannya, menandai lonceng agenda konsolidasi Partai NasDem Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  se-Jawa Timur. Senyum penuh makna tergurat di wajah Surya Paloh, mengimbangi kesan keras dan tegas yang selama ini identik dengan kiprah politiknya..
Mengawali pidato sambutan. Surya Paloh mengangkat tangan kanannya, seraya menyampaikan pesan optimis kepada segenap kader dan simpatisan NasDem di Jawa Timur untuk meraih kemenangan di ajang Pilkada, meski NasDem masih terhitung sebagai partai baru.
“Kita akan bergerak terus di Pilkada serentak yang dilaksanakan 9 Desember 2015 nanti. Bolehlah kita berharap Nasdem partai muda, tapi hasil bukan yang muda,” lantang Surya Paloh menggetarkan segenap peserta konsolidasi.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Malang Kresna Dewanata Prosakh sebagai tuan rumah mengatakan, kedatangan Surya Paloh di acara Konsolidasi Partai NasDem merupakan bentuk dukungan riil pimpinan partai terhadap 14 pasangan calon kepala daerah yang diusung Partai NasDem di Jawa Timur. Secara khusus, dukungan itu juga tertuju pada pasangan calon Rendra Kresna dan HM Sanusi di Kabupaten Malang, selaku tuan rumah konsolidasi. Anggota Komisi X DPR RI ini menjelaskan bahwa Kabupaten Malang adalah barometer bagi 37 Kabupaten/ Kota lain di Jawa Timur.
“Kalau Malang menang kemungkinan menang di daerah lain itu sangat besar. Untuk itu Kabupaten Malang ini sebagai medan perang sebenarnya di Jawa Timur,” terang Kresna yang tercatat sebagai salah satu anggota DPR termuda ini.
Hal itu senada dengan target yang dipasang Surya Paloh, yang dalam orasi politiknya menginstruksikan seluruh kader dan simpatisan mencurahkan segenap tenaga dan pikiran untuk memenangkan 14 kursi Bupati dan Walikota di Jawa Timur. Lewat koordinasinya dengan kedua DPW NasDem Jawa Timur, Effendy Choiri, Surya Paloh menargetkan kemenangan di 13 PIlkada dari 14 daerah yang melaksanakan Pilkada.
“Ya, tadi saya dikabarkan Gus Choi targetkan 13 dari 14 yang akan dimenangkan,” ungkap Surya Paloh.
Bagi Kresna Dewanata Prosakh, target itu bukanlah mustahil. Untuk Kabupaten Malang saja ia sudah merumuskan strategi yang menyeluruh hingga tataran akar rumput, tak sekedar dengan selebrasi politik semata. Langkah itu, lanjut Kresna, ditempuh untuk memperkenalkan gaya bayu kampanye Partai NasDem yang menyasar langsung ke jantung masyarakat.
“Kami melakukan kampanye langsung pada aspek-aspek mikro, di mana masyrakat langsung kita datangi. Keterlibatan masyarakat dalam kampanye ini merupakan sebuah keharusan. Komunikasi dua arah dengan mengedepankan penyerapan aspirasi adalah metode primernya. Bukan komunikasi satu arah seperti orasi-orasi,” tegasnya.
Namun demikian, ia mengisyaratkan perlunya kesolidan tim untuk melibas habis kursi pimpinan daerah di Jawa Timur. Sehingga target yang sudah dipasang bisa dicapai dengan mesin partai yang kuat.
“Melihat peluangnya dan juga ditambah kesolidan dari kader di 14 daerah itu tidaklah sulit,” pungkasnya.