Pelabuhan Anggrek Harus Dongkrak Perekonomian Gorontalo

25 JUNI 2021, 05:58:43 WIB 2 MENIT BACA 1369
Pelabuhan Anggrek Harus Dongkrak Perekonomian Gorontalo

KWANDANG (25 Juni): Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rachmad Gobel berharap Pelabuhan Anggrek, Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo mendapat dukungan masyarakat dan pemerintah setempat.

Gobel menyampaikan harapan tersebut saat bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi meninjau Pelabuhan Anggrek, Rabu (23/6).

Menurut Legislator NasDem itu, jika pengembangan pelabuhan di jalur Utara Gorontalo itu berjalan optimal, diharapkan akan mendongkrak perekonomian Indonesia.

"Saya berharap Pelabuhan Anggrek Gorontalo Utara dapat mendongkrak perekonomian di Indonesia, khususnya yang ada di Gorontalo," kata Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) DPR RI itu.

Di tempat yang sama, Menteri Budi Karya Sumadi meminta pihak konsorsium pemenang lelang bekerja profesional dalam pengembangan Pelabuhan Anggrek.

Budi menjelaskan Kemenhub menggandeng pihak swasta untuk mengembangkan pelabuhan tersebut, melalui Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

"Pelabuhan ini harus dikerjakan dengan sinergi baik nasional maupun internasional, karena tidak mungkin pekerjaan pelabuhan dikerjakan satu pihak. Harus ada kolaborasi," ujarnya.

Budi juga meminta investor membangun hubungan yang baik dengan pemerintah daerah setempat, terutama terkait perluasan area.

Ia berharap kolaborasi investor dalam dan luar negeri dalam pengembangan infrastruktur itu, dapat menjadi titik tumbuh baru bagi Gorontalo yang tidak hanya berfungsi sebagai pelabuhan tetapi juga industri dan konektivitas lainnya.

Menurut Budi, Pelabuhan Anggrek memiliki posisi yang strategis, karena terkoneksi dengan beberapa negara seperti China, Jepang, dan Korea Selatan.

"Kita tahu Gorontalo masih punya problem pengentasan kemiskinan. Berarti dengan produktifnya kegiatan ini, tentu ada lapangan pekerjaan baru dan menjadi contoh bagi provinsi lain untuk melakukan hal serupa," tambahnya.(RO/*)