JAKARTA (17 Mei): Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nurhadi menyoroti maraknya masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (prokes) seusai lebaran. Melihat fenomena masih ada masyarakat yang nekat mudik dan membludaknya tempat wisata seusai lebaran, Nurhadi meminta agar pemerintah tidak menerapkan standar ganda. "Di satu sisi melarang kebijakan mudik mulai dari 6-17 Mei 2021, sementara potensi tempat-tempat penyebaran Covid-19 terkesan dilonggarkan," ujar Nurhadi, Senin (17/5). Legislator NasDem itu juga meminta pemerintah bersikap tegas dan konsisten menerapkan kebijakan demi memutus penyebaran Covid-19. "Fenomena membeludaknya pengunjung di tempat wisata harus diantisipasi. Lakukan pengetatan dan terapkan prokes secara ketat. Jika ini tidak dilakukan bukan mustahil, peristiwa di India, Malaysia akan juga terjadi di Indonesia," katanya. Legislator NasDem itu mengatakan harus ada sanksi tegas dari Pemerintah Pusat maupun daerah terkait banyaknya pelanggaran protokol kesehatan. "Saya minta kepada pemerintah dan Satgas Covid-19 di Pusat dan di daerah bersikap tegas dan memberikan sanksi atau bahkan menutup sementara tempat wisata yang abai terhadap prokes dan kepatuhan untuk menghindari kerumunan pengunjung wisata," tandas wakil rakyat dari dapil Jawa Timur VI (Kabupaten Tulungagung, Kota Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Blitar) itu.(HH/*)