JAKARTA (8 Juni): Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, M. Shadiq Pasadigoe, mendorong penguatan Balai Pemasyarakatan (Bapas) sebagai kunci keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan.“Jika Bapas kuat, proses reintegrasi sosial akan berjalan lebih baik dan angka pengulangan tindak pidana dapat ditekan,” ujar Shadiq dalam RDP Komisi XIII dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).Rapat tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, antara lain terkait revisi UU No.22/2022 tentang Pemasyarakatan agar selaras dengan KUHP dan KUHAP, penguatan anggaran melalui Anggaran Belanja Tambahan 2026 dan Pagu Indikatif 2027, serta percepatan eselonisasi struktur Bapas ke Kementerian PAN-RB guna memperkuat posisi kelembagaan di daerah.Shadiq menekankan bahwa anggaran yang diperkuat harus diarahkan pada peningkatan layanan, pengembangan SDM, transformasi digital, dan penguatan kelembagaan Bapas.“Jangan sampai tugas Bapas semakin besar, tetapi dukungan anggaran dan SDM masih terbatas,” tegasnya.Legislator dari Sumatra Barat itu juga menyerukan keterlibatan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama dalam proses pembinaan warga binaan.Mengutip pepatah Minangkabau “nan patah ditampuang, nan hilang dicari”, Shadiq menegaskan bahwa negara tidak hanya bertugas menghukum, tetapi juga membina dan memulihkan.“Membina lebih mulia daripada sekadar menghukum. Penguatan Bapas adalah investasi sosial bagi masa depan bangsa,” pungkasnya. (Tim media Shadiq/*)