Perlu Kemudahan Pinjaman bagi UMKM

07 JUNI 2021, 04:29:43 WIB 2 MENIT BACA 1278
Perlu Kemudahan Pinjaman bagi UMKM

SLEMAN (7 Juni): Anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem, Subardi menilai pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat berjalan lancar jika akses pendanaannya lebih mudah. Persoalan akses modal masih dirasa rumit sehingga banyak pelaku usaha sulit maju.

Wakil rakyat dari dapil DIY itu mendukung langkah Kementerian BUMN yang mengintegrasikan tiga entitasnya di bidang pendanaan, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.

“Saya mendukung pembentukan integrasi ultra mikro agar pelaku usaha dapat meningkatkan modal usahanya,” kata Subardi saat sosialisasi Integrasi Ekosistem Ultra Mikro di Sleman, DIY, Minggu (6/6).

Sosialisasi itu dihadiri sekitar 200 pelaku usaha di DIY, Kepala Pegadaian Yogyakarta, pimpinan PMN, dan pimpinan BRI Wilayah DIY serta jajaran Kepala Dinas UMKM. Di hadapan peserta, Subardi menekankan pentingnya aspek kemudahan dalam hal pinjaman.

“Misalnya soal pinjaman, pelaku usaha yang sebelumnya hanya bisa meminjam kisaran Rp1-2 juta, saya harap angkanya naik sampai Rp10-20 juta. Memang perlu keberpihakan agar pelaku usaha, terutama di Yogja lebih produktif,” tambah Legislator NasDem itu.

Integrasi ekosistem ultra mikro dari tiga BUMN saat ini sedang disiapkan payung hukumnya melalui Peraturan Pemerintah (PP). Ke depan, program itu menargetkan ekspansi pelaku ultra mikro. Jika sebelumnya ada persoalan dana karena profil risiko dipersepsikan tinggi, kini anggapan tersebut sudah tidak relevan lagi.

“Ini pemberdayaan yang nyata. Jangan lagi pelaku usaha mikro dipersulit aksesnya karena profil risikonya dinilai tinggi. Memang skema inilah yang diperlukan dan hanya bisa dilakukan oleh negara, bukan lembaga swasta,” jelas Subardi.

Selaras dengan Subardi, pimpinan BRI Wilayah DIY, Erizal mengungkapkan, program integrasi ultra mikro sepenuhnya berpihak pada masyarakat yang terpuruk karena pandemi. Pihaknya menganjurkan para nasabah agar memanfaatkan program tersebut.

“Kami akan mempermudah layanan untuk masyarakat yang usahanya terkendala kondisi keuangan,” pungkasnya.(NK/*)