PKK Perlu Fokus Tangani Stunting di Daerah

29 MEI 2021, 12:29:42 WIB 2 MENIT BACA 1108
PKK Perlu Fokus Tangani Stunting di Daerah

JAKARTA (29 Mei): Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai NasDem, Lisda Hendrajoni mendukung langkah Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian terkait persoalan stunting, kematian ibu hamil, dan bayi menjadi program prioritas Pemberdayaan Kesejahteraan  Keluarga (PKK).

Menurut Lisda, amanat Mendagri dinilai tepat karena PKK dapat menyasar akar persoalan secara akurat.

"Yang penting SDM tenaga-tenaga penggerak PKK diberdayakan sehingga pelayanannya lebih berkualitas dan dapat mengatasi persoalan ini di Tanah Air," ujar Legislator NasDem tersebut, Jumat (28/5).

Wakil rakyat dari dapil Sumatera Barat I (Kabupaten Pesisir Selatan, Solok, Sijunjung, Tanah Datar, Kepulauan Mentawai, Dharmasraya, Solok Selatan, Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, dan Kota Padangpanjang) itu mengatakan, PKK di kabupaten dan provinsi serta segenap kadernya harus fokus untuk menanggulangi masalah stunting dan kematian ibu hamil.

"Semua itu harus dijabarkan dalam program prioritas PKK," imbuh Lisda.

Lisda menambahkan, PKK juga harus mulai melakukan survei lapangan di masing-masing daerah, agar mendapatkan data akurat dan menemukan solusi yang efektif.  

"Tinggal penguatan secara regulasi dari daerah masing-masing untuk memperkuat anggaran dan kegiatan dalam penanganan masalah itu. Hal tersebut harus cepat dilakukan, mengingat masa pandemi Covid-19 ini kasus stunting bisa jadi akan meningkat karena faktor perekonomian rumah tangga masyarakat," tutupnya.

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian berpesan agar persoalan stunting, kematian ibu hamil dan bayi menjadi program prioritas PKK.

Mendagri mengatakan meski PKK telah memiliki sepuluh Program Utama PKK terkait pemberdayaan keluarga, terdapat fleksibilitas penyusunan program sesuai dengan persoalan dan kondisi daerah masing-masing.(HH/*)