Politik Berbagi Ala Ahmad Sahroni

24 FEBRUARI 2018, 16:21:33 WIB 2 MENIT BACA 1506
Politik Berbagi Ala Ahmad Sahroni

Jakarta - Suasana  politik pasca penetapan nomur urut partai oleh KPU mulai dihangatkan.  Partai NasDem tak ingin ketinggalan memanaskan mesin partainya.

Sabtu,  (24/02), anggota MPR RI Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, mendatangi 1.000  lebih warga di Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Suasana pertemuan yang  berada di perkampungan padat makin riuh saat anggota MPR dari daerah  pemilihan Jakarta Barat ini datang. Pertemuan bertajuk sosialisasi MPR ini kembali mengingatkan warga soal pentingnya menjaga keutuhan NKRI. Selain itu juga soal kompetisi politik yang akan berlangsung dalam tahun mendatang.  

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad  Sahroni mengajak warga untuk bergembira dan mengambil setiap kesempatan  di tahun politik. Salah satunya adalah untuk menyuarakan setiap keluhan  dan kebutuhan warga melalui calon legislatif dari partai politik yang  datang. 

"Kalau ada anggota DPR atau orang  partai datang bagi-bagi amplop, dan lainnya, ambil amplopnya. Itu rizki  bapak ibu. Jangan ditolak. Soal pilihan itu ada di hati bapak ibu,  bebas," ujar putra Priok ini.

Sahroni juga  mengingatkan bahwa kompetisi antar caleg dan partai politik jangan  sampai dibawa menjadi permusuhan antar sesama warga. Menurutnya kompetisi yang terjadi di tahun politik akan baik jika warga terlibat  jauh untuk menyuarakan kepentingan bersama. 

"Jangan  ragu hadir di pertemuan yang ada anggota dewan atau caleg. Itu  kesempatan bapak ibu kasih mereka utang untuk ditagih kalau sudah  duduk," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama  Sahroni juga memberi bantuan berupa 200 buah kursi, pembangunan lapangan  sepak bola, seragam senam dan qosidah untuk warga Kembangan Selatan. 

"Semua yang saya bagikan murni dari kantong pribadi saya. Karena saya ingin berbagi kesenangan bersama bapak ibu," ucapnya.

Roni  menceritakan kepada warga bahwa dahulu dia sama seperti warga lainnya.  Pernah mengalami masa susah dan terus berusaha untuk keluat dari kesusahan.

"Dulu saya ini pernah 3 kali jadi sopir, pernah jadi tukang cuci piring. Item, kumel, susah," kenangnya dihadapan warga. 

Karena itu dia berharap warga jangan pernah patah semangat untuk meraih sukses. Semua pasti bisa sukses menurutnya.

"Bapak ibu, adik adik jangan pernah lelah berusaha dan tentu berdoa dan sayangi orang tua. Itu kuncinya," tutup Sahroni.