Ratih Megasari Pastikan Aspirasi Daerah 3T dan Mahasiswa Masuk RUU Sisdiknas

06 JULI 2026, 14:43:13 WIB 2 MENIT BACA 16
Ratih Megasari Pastikan Aspirasi Daerah 3T dan Mahasiswa Masuk RUU Sisdiknas

JAKARTA (6 Juli):  Kapoksi Partai NasDem Komisi X DPR RI, Ratih Megasari Singkarru, menegaskan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) harus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, terutama terkait akses pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menurut Ratih, masih banyak pelajar yang menghadapi keterbatasan infrastruktur untuk mengakses pendidikan. Kondisi tersebut harus menjadi perhatian dalam penyusunan RUU Sisdiknas agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada pemerataan akses pendidikan.

"Banyak dari kita di tempat saya, Kak Eva dan Bu Nilam, kami sama-sama dari Sulawesi, ini Sulsel, ini Sulteng, banyak yang masih harus menempuh, gak punya jembatan. Mereka harus nyebrang sungai, dan kalau sungainya udah hujan deras, banjir segala macam, mereka stuck di situ, gak bisa harus nunggu surut dan lain sebagainya. Jadi hal-hal seperti ini yang mungkin juga menjadi salah satu terima kasih sekali lagi sudah mengingatkan kami terkait akses yang memang ini juga rohnya ini juga harus tersampaikan di RUU Sisdiknas ini," ujar Ratih dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI dengan Ikatan Mahasiswa Magister Hukum UI dan Koalisi Nasional Pemuda Mahasiswa Indonesia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Ratih mengaku tersentuh dengan berbagai aspirasi yang disampaikan mahasiswa dalam forum diskusi. Menurutnya, suara yang disampaikan turut memperkuat perjuangan wakil rakyat dari daerah 3T dalam mendorong pemerataan pendidikan.

"Saya Ratih dari Dapil Sulbar. Sebelah saya juga dari Dapil Sulawesi. Singkat cerita, di ruangan ini banyak yang menjadi wakil dari daerah-daerah 3T. Jadi tadi pada saat teman-teman sangat bersuara lantang, layaknya kami yang selalu juga menyuarakan daerah kami untuk diperjuangkan terkait pendidikan, itu sangat menyentuh kami tentunya, karena kami berasa, wah kita seperti punya tambahan anggota dewan lain di ruangan ini, melalui teman-teman semua," ungkap Ratih.

Ia memastikan seluruh masukan yang diterima tidak akan berhenti sebagai catatan semata. Ratih menegaskan aspirasi tersebut akan diupayakan menjadi bagian dari substansi RUU Sisdiknas.

"Insya Allah kami pastikan bahwa sekali lagi ini bukan hanya aspirasi yang hanya parkir di sini, tapi mudah-mudahan insya Allah sangat maksimalkan untuk kita bisa tuangkan di RUU Sisdiknas nanti. Jadi usul saya mungkin kita lebih banyak mendengar aspirasi dari mahasiswa, anak-anak muda, yang dimana mereka lah yang saat ini sedang melaksanakan dunia pendidikan gitu ya," pungkasnya. (safa/*)