Shadiq Pasadigoe Tegaskan Pancasila bukan Sekadar Hafalan

06 JULI 2026, 07:00:00 WIB 3 MENIT BACA 23
Shadiq Pasadigoe Tegaskan Pancasila bukan Sekadar Hafalan

PADANG (6 Juli): Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, M. Shadiq Pasadigoe, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi membangun Indonesia yang maju dan berkarakter.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Pancasila bertema 'Mengamalkan Pancasila untuk Indonesia Maju dan Berkarakter', bekerja sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI di Kota Padang, Sumatra Barat, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP RI, Dr. Adhianti, S.I.P., M.Si., Wakil Wali Kota Padang H. Maigus Nasir, M.Pd., Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Nanda Satria, S.IP., unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kepemudaan, mahasiswa, pelajar, serta ratusan peserta dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, Shadiq  menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara yang dihafalkan, tetapi harus menjadi pedoman hidup yang diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan tindakan nyata.

"Di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi, penyebaran hoaks, intoleransi, hingga lunturnya semangat gotong royong, Pancasila harus menjadi kompas moral bangsa. Nilai-nilainya harus hadir dalam kehidupan sehari-hari agar Indonesia tetap kokoh, bersatu, dan maju," ujar Shadiq.

Menurut anggota Komisi XIII DPR tersebut, penguatan ideologi Pancasila merupakan investasi besar dalam membangun karakter bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus bergandengan tangan menjaga persatuan, memperkuat toleransi, menjunjung tinggi musyawarah, serta menghadirkan keadilan sosial.

Shadiq juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda, khususnya Generasi Z dan Generasi Alpha. Menurutnya, mereka merupakan penerus bangsa yang harus mampu menjadi pelopor dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, baik di lingkungan keluarga, sekolah, kampus, masyarakat, maupun di ruang digital.

Sebagai anggota Komisi XIII, Shadiq menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BPIP RI dalam memperluas program pembinaan ideologi Pancasila hingga ke seluruh daerah, sehingga semangat kebangsaan semakin kuat di tengah masyarakat.

Di kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP RI, Dr. Adhianti, S.I.P., M.Si., menegaskan bahwa penguatan ideologi Pancasila merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.

"Pancasila tidak boleh berhenti sebagai dokumen atau slogan. Nilai-nilainya harus hadir dalam kebijakan, pendidikan, kehidupan bermasyarakat, hingga perilaku sehari-hari agar mampu memperkuat karakter bangsa dan menjaga persatuan Indonesia," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang dibangun Shadiq bersama BPIP, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat dalam memperluas gerakan pembumian nilai-nilai Pancasila di Sumatra Barat.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Sumatra Barat, Nanda Satria, S.IP., menyampaikan apresiasi atas komitmen M. Shadiq Pasadigoe yang secara konsisten menghadirkan program-program kebangsaan di daerah.

Menurutnya, sosialisasi Pancasila merupakan langkah strategis untuk memperkuat karakter masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki integritas, semangat kebangsaan, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan jati diri bangsa.

"Kolaborasi antara DPR RI, BPIP, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter Pancasila yang kuat," kata Nanda Satria.

Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, M.Pd., menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Padang menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter masyarakat.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang berakhlak, religius, toleran, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, dialog kebangsaan, dan sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh para peserta.

Kegiatan itu diharapkan semakin memperkuat kesadaran masyarakat bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup dalam mewujudkan Indonesia yang bersatu, adil, maju, dan sejahtera.(Tim Media Shadiq/*)