Tidak ada Pelemahan, NasDem: Keberadaan Pansus Sebagai Vitamin Bagi KPK

14 JUNI 2017, 08:47:32 WIB 2 MENIT BACA 826
Jakarta - Partai NasDem menilai kehadiran Panitia Khusus (Pansus) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak ada kepentingan untuk melemahkan. Justru, pansus KPK untuk menguatkan peran KPK ke depan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPP Partai NasDem, Ahmad Sahroni di sela-sela acara buka puasa bersama dengan 1.000 anak yatim di Jakarta, pekan kemarin. Menurutnya, pansus sebagai vitamin bagi KPK dalam menjalankan fungsi dan tugasnya selama ini. “KPK jangan takut, karena pansus ini seperti rutinitas medical check up saaat diperiksa dokter kalau ada perlu perbaikan dikasih vitamin, kalau sehat-sehat saja KPK don’t wory ini bagian dari medical check up, ” katanya, seperti dimuat dalam harian Rakyat Merdeka, Selasa (13/6) KPK, ujar dia, jangan berpikir ketika DPR ingin melaksanakan tugas pengawasannya dianggap ingin menganggu kinerja atau program dari yang selama ini dilakukan. Apalagi, sikap KPK yang ingin meminta pandangan Presiden Jokowi sebagai sikap yang ingin mengadu domba. “KPK pernah bilang mempunyai undang-undang sendiri dalam menjalankan tugasnya. DPR juga mempunyai undang-undang untuk menjalankan tugas dan fungsinya jadi jangan ganggu DPR punya kewajiban untuk pengawasan,” katanya. Pada prinsipnya, baik itu DPR dan Pemerintah ingin membangun dan menciptakan pemberantasan korupsi yang lebih baik agar proses sesuai yang berlaku. Jangan dianggap ketika DPR ingin menjalankan tugasnya dianggap melemahkan. Jadi, sikap Pansus ini jangan disalah artikan DPR ingin merevisi undang-undang dan membonsai kewenangan KPK. “Saya katakan no, Kita sama-sama jihad juga, kalau KPK dilemahkan kita bersama-sama membangun KPK lebih baik.” Di sisi lain, dikatakan Sahroni, KPK juga seharusnya jangan takut menghadapi pansus Angket KPK. Terlebih jika KPK memang sudah bekerja secara professional dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.