Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi NasDem Kurtubi mengisi masa resesnya dengan ikut meresmikan Balai Bio Industri Laut di Desa Malaka, Kecematan Pamenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Menurut Kurtubi, hadirnya lembaga penelitian ini akan meningkatkan kapasitas teknologi di daerah tersebut. Keberadaannya juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat NTB. "Saya mengharapkan hasil penelitian biota laut oleh LIPI ini dapat mendorong NTB terbebas dari predikat sebagai salah satu daerah provinsi termiskin di Indonesia," ungkapnya, seperti ditulis dalam pesan singkatnya, Jumat (5/8). Dijelaskan olehnya, budi daya karang mutiara selama ini telah mendukung provinsi NTB menjadi salah satu daerah penghasil mutiara di Indonesia. Bukan hanya budi daya karang mutiara, tapi termasuk juga budi daya siput mata bulan, pembesaran lobster, pembenihan tripang yang di kombinasikan dengan rumput laut dan ikan bandeng. "Makanya itu penting meningkatkan status kelembagaan Balai Bio Industri LIPI dari eselon VI B menjadi eselon III A," tegasnya. Legislator yang membidangi Komisi Energi Sumber Daya Mineral, Riset dan Teknologi, dan Lingkungan Hidup ini juga mendorong agar pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di NTB guna memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. "NTB merupakan daerah yang sangat potensial menyerap investasi besar," cetusnya. Kgiatan ini diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman tentang penelitian, pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi antara deputi LIPI dengan Bupati Lombok Utara.