JAKARTA (25 Mei): Anggota Komisi VI DPR RI, Rudi Hartono Bangun, menyoroti pemadaman listrik (blackout) massal yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra Utara dan Aceh pada Jumat (22/5/2026).Ia meminta PT PLN (Persero) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur dan jaringan utama kelistrikan di kawasan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut).Menurut Rudi, blackout tersebut harus menjadi momentum evaluasi serius agar gangguan serupa dapat dicegah di masa mendatang. “Pemadaman berskala besar ini diharapkan bisa menjadi momentum evaluasi serius bagi PLN," kata Rudi dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).Ia menilai kestabilan pasokan listrik sangat penting karena aktivitas masyarakat dan roda ekonomi sangat bergantung pada layanan kelistrikan yang andal."Kami berharap PLN bergerak cepat memastikan penormalan secara menyeluruh agar situasi kamtibmas di Sumbagut tetap kondusif dan roda ekonomi masyarakat kembali berjalan,” ujar Rudi.Legislator Fraksi Partai NasDem dapil Sumut III itu menerima banyak aspirasi dari masyarakat yang berharap pemulihan pasokan listrik dapat dilakukan secepat mungkin.Karena itu, ia mendorong jajaran PLN wilayah Sumbagut untuk fokus melakukan perbaikan jaringan sekaligus memperkuat sistem mitigasi nasional guna menjaga stabilitas pasokan listrik ke depan.Selain percepatan pemulihan teknis, Rudi juga menyarankan agar PLN mempertimbangkan pemberian kompensasi yang proporsional kepada pelanggan terdampak, sesuai regulasi yang berlaku.“Langkah tersebut dapat menjadi bentuk empati sekaligus tanggung jawab pelayanan publik dari perusahaan listrik negara,” tegasnya. (Yudis/*)