Butuh Langkah Komprehensif Atasi Darurat Paparan Judol terhadap Anak

15 MEI 2026, 03:30:00 WIB 2 MENIT BACA 151
Butuh Langkah Komprehensif Atasi Darurat Paparan Judol terhadap Anak

JAKARTA (15 Mei): Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendesak adanya langkah komprehensif dan kolaboratif antarelemen bangsa untuk merespons darurat paparan judi online (judol) terhadap anak. 

"Pencegahan paparan judi online terhadap anak dan remaja harus segera dilakukan secara bersama dan masif demi melindungi generasi penerus bangsa," ujar Lestari dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/5/2026). 

Data terbaru dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan, hampir 200.000 anak Indonesia telah terpapar judi online, termasuk 80.000 anak di bawah usia 10 tahun.

Ancaman serius di ruang digital itu, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, dapat mengganggu proses pembangunan sumber daya manusia nasional.

Menurut Rerie, anak yang terbiasa dengan mekanisme "instan-menang-kalah" akan kehilangan pemahaman tentang proses, usaha, dan nilai-nilai kejujuran. 

"Ini bukan sekadar ancaman finansial, tetapi juga krisis pembentukan karakter generasi penerus bangsa," tegasnya. 

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu  mendorong penguatan literasi digital secara masif dan konsisten bagi anak dan orang tua, perlindungan menyeluruh di ruang digital, dan penegakan hukum yang tegas terhadap sindikat judi online, sebagai langkah strategis yang harus segera direalisasikan bersama. 

Target-target terukur dari kebijakan perlindungan yang diampu oleh sejumlah institusi, jelas Rerie, harus segera disampaikan ke publik demi efektivitas langkah pencegahan yang telah direncanakan. 

Selain itu, tambah legislator dari Dapil Jawa Tengah II itu, sejumlah mekanisme pelaporan dan pemulihan korban judol anak, termasuk layanan konseling dan rehabilitasi psikososial, harus segera direalisasikan. 

Menurut Rerie, perlindungan menyeluruh terhadap anak di ruang digital harus diwujudkan dengan membangun kolaborasi yang kuat antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah. 

Di era digital saat ini, ujar anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, keamanan setiap warga negara, termasuk anak, di ruang digital harus menjadi prioritas untuk diwujudkan. 

Hal tersebut, tegas Rerie, demi melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat, berkarakter kuat, dan berdaya saing di masa depan. (*)