Jakarta – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Jawa Barat menggelar kemah restorasi dan pendidikan kader selama lima hari, yang dipusatkan di Ciwidey, Bandung. Acara yang berlangsung mulai Sabtu (30/05) ini diikuti oleh 600 kader dari 32 DPW yang ada di Jawa Barat. Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Jawa Barat Saan Mustopa menyebutkan bahwa tujuan digelarnya acara tersebut adalah untuk menumbuhkan solidaritas antar sesama kader dan pengurus. Dia juga menjelaskan, model kemah restorasi ini dipadukan antara pembekalan materi kepartaian, politik, dan outbound. "Kita menamamkan bahwa dalam membangun partai itu butuh sinergi dan kebersamaan. Di sini akan dinilai masing-masing individu dan akan dijadikan bahan pertimbangan siapa saja yang akan maju dalam pileg selanjutnya," jelasnya. Lebih lanjut Saan memaparkan, kemah restorasi ini didesain untuk menciptakan para kader yang memiliki jiwa kenegarawanan yang mumpuni. Hal ini bertujuan agar para politisi tidak hanya berkutat pada kegiatan-kegiatan demokrasi prosedural saja, akan tetapi juga pada dimensi wawasan kebangsaan. Sementara itu Ketua Umum Surya Paloh dalam pidatonya menyinggung tentang target kursi dari Provinsi Jawa Barat dalam Pemilu 2019. Dari 91 kursi DPR dari Dapil Jawa Barat, Surya Paloh menargetkan minimal 15 kursi dan optimalnya 17 kursi yang harus didapatkan oleh NasDem. Untuk DPRD, Partai NasDem harus memeperoleh minimal 185 kursi dari seluruh DPRD kabupaten/kota di Jawa Barat. “Itu adalah lompatan yang luar biasa, kalau biasanya dari satu kursi paling targetnya dua. Itu sudah 100 persen dalam kalkulasi matematika. Kita harus bisa mencapai target itu,†tegasnya. Surya Paloh menekankan, kunci untuk mencapai target tersebut adalah dengan kerja keras dari semua struktur partai di Jawa Barat. Untuk itu ia menginstruksikan kepada 600 peserta yang hadir untuk serius dalam melakukan kerja-kerja politiknya. Acara kemah restorasi diakhiri dengan penyampaian materi oleh Sekjen Partai NasDem Nining Indra Saleh pada Senin malam.