Kasus Vaksin Palsu, NasDem Dukung BPOM Diberikan Kewenangan Yang Besar

27 JUNI 2016, 15:41:44 WIB 1 MENIT BACA 856
Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi NasDem, Amelia Anggraini menyatakan akan mendorong penguatan peran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hal ini dikatakannya menyusul beredarnya vaksin palsu bagi anak balita yang di duga sudah meluas. "Sebetulnya ini momen penguatan UU untuk BPOM. Agar mereka bukan hanya bisa periksa, tapi juga bisa menyidik dan menangkap yang selama ini peran itu dikasih ke polisi, berakhir tidak tuntas," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senin (27/6). Amel menegaskan bahwa peran BPOM harus di perkuat, yang tentu saja dalam menjalankan tugasnya BPOM harus bekerja sama dengan aparat keamanan. Legislator dari dapil Jawa Tengah VII ini menegaskan, kasus vaksin palsu ini adalah bentuk lemahnya sistem pengawasan terhadap peredaran obat di Indonesia. "Seharusnya ada uji petik, uji sample secara berkala terhadap obat dan vaksin yang beredar," tambahnya. Oleh sebab itu, sambungnya, harus ada pembenahan sistem terkait distribusi dan pengawasan produksi, pengemasan dan distribusi obat hingga sampai ke end user yang terdapat Faskes baik Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di rumah sakit (RS).