NasDem Gemilang dalam Pilkada Serentak

10 DESEMBER 2015, 21:45:23 WIB 2 MENIT BACA 1064
Jakarta – Partisipasi Partai NasDem dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak terbesar sepanjang sejarah dunia pada 09 Desember ini, menghasilkan capaian fantastis. Proses hitung cepat oleh Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, mencatat partai ini merenggut kemenangan di 139 daerah.
Sebagaimana diketahui, Pilkada Serentak kali ini digelar untuk memilih 260 Bupati dan Walikota, serta 9 Gubernur, namun 5 di antaranya diundur karena persoalan teknis. Tentu saja, capaian di atas 50% ini membesarkan hati segenap jajaran pengurus, kader dan simpatisan partai yang masih seumur jagung ini, terlebih capaian mayoritas partai lain hanya berkisar pada angka 25%.
Salah satu anggota Tim Tujuh Partai NasDem, Viktor Laiskodat menilai capaian NasDem dalam Pilkada serentak itu tak lepas dari keberhasilan pemerintah menggelar Pilkada terbesar di dunia ini. Pemerintah dalam hemat Viktor, mampu meredusir persoalan-persoalan teknis di lapangan, dari masa pra kampanye hingga pencoblosan tiba. Meski terjadi penundaan Pilkada di lima daerah, menurut Viktor hal itu tak mengurangi catatan keberhasilan pemerintah dalam menggelar momen bersajarah itu.
"NasDem sebagai partai baru memberikan apresiasi yang luar biasa kepada pemerintahan saat ini, karena untuk pertama kali di dunia digeral Pilkada Serentak pertama kali terbesar," puji Ketua Fraksi Partai NasDem ini.
Di kesempatan lain, Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai NasDem, Willy Aditya menilai pengalaman pertama NasDem dalam Pilkada ini cukup gemilang dan membanggakan. Meskipun begitu, Partai NasDem menurutnya tak akan terlena dengan hasil perhitungan cepat yang menunjukkan hasil positif, dan akan terus mengawal perhitungan resmi dari Komisi Penyelenggaraan Pemilu (KPU).
Sebagaimana diketahui, KPU sendiri akan mengumumkan hasil perhitungan resmi pada 22 hingga 23 Desember mendatang.
"Dari 248 pasangan yang kita usung, ada 139 calon kepala dan wakil kepala daerah yang unggul. Proses perhitungan cepat dari DPP NasDem masih berlangsung, sangat mungkin akan adanya perkembangan baru,” ujar mantan aktivis '98 itu.
Proses perhitungan resmi oleh KPU sendiri berlangsung cukup lama. Ada jeda hampir dua minggu antara waktu pemungutan suara dengan waktu pengumuman hasil perolehan suara. Hal itu terjadi karena proses perhitungan manual bertingkat oleh KPU mulai dari TPS hingga ke KPU Daerah Kabupaten Kota dan Provinsi.
Untuk meminimalisir kecurangan dalam proses perhitungan itu, Willy Aditya mengirim Surat Edaran dari DPP agar seluruh pasangan calon kepala daerah mengawal perhitungan suara KPU. Dengan begitu, kemenangan mutlak pasangan calon yang diusung Partai NasDem bisa terjaga hingga akhir proses perhitungan.
Willy juga menyebutkan, prestasi gemilang Partai NasDem dalam ajang kontestasi demokrasi lokal ini bukanlah tujuan akhir, tapi permulaan untuk mengawal perubahan ke depan,