Nilai Strategis Pertemuan NasDem dengan Golkar

18 JANUARI 2017, 10:07:49 WIB 2 MENIT BACA 871
Jakarta - Kunjungan balasan pengurus DPP Partai Golkar ke DPP Partai NasDem dinilai memiliki makna strategis. Nilai strategis itu adalah adanya kesepakatan-kesepakatan di antara keduanya tentang beberapa hal, terutama menyangkut permasalahan bangsa akhir-akhir ini. "Ada kesepakatan; kelangsungan semangat kebangsaan tidak boleh redup. Kedua partai harus membangun kesadaran seluruh komponen bangsa akan semangat perjuangan dan jerih payah para syuhada bangsa dalam mendirikan republik ini," demikian disampaikan oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat jumpa pers usai mengadakan pertemuan tertutup dengan Ketua Umum Partai Golkar bersama sejumlah fungsionaris kedua partai, di Auditorium DPP Partai NasDem, Selasa (17/1). Menurut Surya, hal tersebut telah menjadi kegalauan bersama seluruh komponen bangsa. Dia melihat, ada tren pemaksaan dari pessure grup tertentu yang dilakukan lewat aksi-aksi jalanan. "DPR seolah tidak lagi punya peran sebagai lembaga penyambung aspirasi rakyat," ungkapnya. Oleh karena itu dia berharap pemerintah berani mengambil sikap  tegas terhadap kelompok semacam ini. "Ada waktunya melakukan persuasi, namun ada kalanya harus tegas," tambahnya. Surya juga mengungkapkan, kedua partai mengaharapkan betul ada kepercayaan diri yang ditunjukkan oleh pemerintah saat ini terhadap mereka. Selain hal tersebut, ada kesepakatan lain yang dicapai oleh kedua belah pihak menyangkut RUU Pemilu yang tengah dibahas oleh DPR saat ini. Sebuah tim bersama sudah disepakati oleh kedua partai untuk  dibentuk. "Tim ini dibentuk agar rumusan RUU Pemilu tidak banyak pembahasan yang berlarut-larut. Agar terjalin kesepahaman di awal mengenai hal ini. Minggu ini akan dibuat rumusan terkait RUU tersebut," jelas Surya Paloh.