Pendidikan Harus Jadi Fondasi Utama Pertumbuhan Ekonomi

21 MEI 2026, 06:15:59 WIB 2 MENIT BACA 201
Pendidikan Harus Jadi Fondasi Utama Pertumbuhan Ekonomi

JAKARTA (21 Mei): Anggota Komisi X DPR RI, Nilam Sari Lawira, menegaskan pembangunan ekonomi nasional tidak boleh berjalan tanpa penguatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM), terutama di daerah berkembang seperti Sulawesi Tengah.

Menurut Nilam, arah kebijakan fiskal nasional ke depan harus mampu menjawab kebutuhan daerah-daerah yang sedang tumbuh pesat, termasuk Sulawesi Tengah yang saat ini berkembang melalui sektor hilirisasi industri, pertanian, dan pengembangan SDM.

“Pertumbuhan ekonomi harus dibarengi penguatan sektor pendidikan, riset, peningkatan kualitas SDM, serta pemerataan akses layanan pendidikan hingga wilayah terpencil,” ujar Nilam seusai Rapat Paripurna DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Rapat paripurna yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto tersebut membahas Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027.

Sebagai anggota Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset, pemuda, olahraga, dan perpustakaan, Nilam menilai investasi sumber daya manusia menjadi kunci utama menuju Indonesia Emas.

Ia menekankan penguatan anggaran pendidikan, peningkatan kapasitas guru, pengembangan pendidikan vokasi, hingga literasi digital harus menjadi perhatian dalam penyusunan RAPBN 2027.

“Sulawesi Tengah memiliki potensi besar, baik dari sektor sumber daya alam maupun generasi mudanya. Karena itu, kebijakan nasional harus memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan, inovasi, dan pemberdayaan pemuda,” katanya.

Legislator Partai NasDem Dapil Sulawesi Tengah itu juga menyoroti pentingnya pembangunan yang seimbang antara pertumbuhan ekonomi dan pembangunan manusia agar daerah tidak hanya menjadi pusat eksploitasi sumber daya, tetapi juga mampu menciptakan generasi muda yang kompetitif.

“Pembangunan Indonesia harus berjalan beriringan antara kemajuan ekonomi dan pembangunan manusianya. Pendidikan, riset, inovasi, serta penguatan generasi muda harus menjadi prioritas agar daerah seperti Sulawesi Tengah semakin maju dan berdaya saing,” tutupnya. (Lydia/*)